Agrowisata Potensial Tingkatkan Indeks Ekonomi, Pemcam Juntinyuat Minta Pemdes Sinergis dengan Petani Jeruk

INDRAMAYU – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Juntinyuat menegaskan keseriusanya dalam membangun perekonomian masyarakat dengan menguatkan potensi pariwisata yang besar.

Hal itu dikemukakan Camat Juntinyuat M Nurul Huda saat menyampaikan sambutan di hadapan Tim Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Kabupaten Indramayu, Kamis (11/10).

Menurut Camat Juntinyuat, pihaknya sejak memimpin 10 bulan lalu telah mengenali wilayah beserta segala persoalannya.

“Dengan data 12 desa, kemudian dicarikan cara penanggulangannya dengan berbagai alternatif pemecahan masalah, serta Bagaimna pengembangannya, kita melihat Agrowisata Jeruk Segeran dan wisata kuliner dan pantai sangat memiliki multiplayer efek yang tinggi bagi pembangunan ekonomi masyarakat Juntinyuat,” tuturnya.

Dikatakan, Juntinyuat memiliki 5.003,8 Ha (50,03 km, red) sehingga bidang pertanian memiliki dominasi jumlah pekerjaan penduduk. Sehingga menyelesaikan masa depan petani terutama kesejahteraannya akan bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia,” kata dia.

IPM menurut Camat adalah parameter keberhasilan wilayah, sehingga salahsatu yang strategis adalah Jeruk Segeran yang kini sedang viral dimna bisa meningkatkan perekonomian petani. “Indeks ekonominya juga akan meningkat termasuk pendidikan dan kesehatannya,” tutur Camat Juntinyuat.

Apalagi diakui Camat, Segeran dan Segeran Kidul ketika ditetapkan bupati sebagai desa agrowisata jeruk, kini bisa menghasilkan 70 ton setiap tahun.

“Kelemahanya memang akses jalanya kurang baik, kami akan membantu. Namun sarana jalan ini karena masih jalan desa, kami meminta dibantu dengan dana desa,” kata dia.

Selain itu, untuk meningkatkan hasil produksi jeruk, pihaknya memohon agar dialokasikan menggunakan 20 persen dana pembinaan dari dana desa.

“Kami rasa sangat penting Segeran dan Segeran Kidul didorong, apresiasi kami berikan kepada penggerak dan tokoh masyarakat terutama kelompok penggerak pariwisatanya. Dana pembinaan itu kami mohon bisa kerjasama dengan ahli dari IPB agar bisa meningkatkan produktifitas panen jeruk dan meningkatkan SDM petani agar budidaya jeruk secara modern,” tandasnya. (her)