Bentuk Relawan Berbasis TPS, Elektabilitas Kang Said Makin Diatas Angin

BERBINCANG. Caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Kota Kabupaten Cirebon dan Indramayu Abdul Razak Said berbincang dengan perwakilan para tokoh dan relawan pusat hingga TPS.
BERBINCANG. Caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Kota Kabupaten Cirebon dan Indramayu Abdul Razak Said berbincang dengan perwakilan para tokoh dan relawan pusat hingga TPS.

CIREBON – Pileg 17 April mendatang memang diisi oleh tokoh-tokoh nasional yang memiliki pengaruh besar, sebut saja salahsatunya Pengurus DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia Abdul Razak Said. Ia kini dinilai memiliki popularitas dan elektabilitas diatas angin, karena secara rapih membentuk Tim Relawan hingga berbasis TPS.

Hal itu terungkap dalam pertemuan dengan ratusan relawan TPS di Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Selasa (12/3/2019). Tampak Caleg DPR RI dari Partai Golkar itu memastikan satu persatu relawan telah siap menjadi agen untuk meyakinkan masyarakat hingga sebulan mendatang.

Kepada Pena.com, Caleg DPR RI Dapil Kota/Kabupaten Cirebon dan Indramayu itu mengaku sebelumnya ia merampungkan membentuk dan memberikan diklat untuk relawan TPS di 3 desa yakni Desa Sindang Mekar, Desa Kepunduan dan Desa Cisaat Kecamatan Dukupuntang.

“Ini kami lakukan untuk membuktikan bahwa infrastruktur relawan kami berbasis TPS. Pertemuan seperti ini oleh Tim Relawan Pusat diberikan pula diklat pemenangan yang efektif dan terukur,” ungkapnya.

Dengan begitu baiknya komposisi caleg di partainya hingga tingkat Kabupaten, ia merasa tidak berlebihan jika partainya akan berhasil merebut 3 kursi parlemen dari 9 kursi yang diperebutkan.

“Kami merasa harus bekerja keras, sebelum adanya penetapan. Karena kalau melihat antusiasme masyarakat kepada kami wajah baru dirasa sangat dibutuhkan dan diharapkan untuk dapat memajukan daerah,” katanya.

Karena bagi Razak Said, Cirebon dan Indramayu memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sehingga sangat keterlaluan jika tidak memiliki wakil rakyat yang mampu secara signifikan meningkatkan IPM.

“IPM itu parameter keberhasilan daerah, Indramayu tidak boleh tertinggal begitu juga Kabupaten Cirebon, keduanya harus maju dengan segala kekayaan yang dimilikinya, dan kami sangat yakin bisa memenuhi ekspektasi masyarakat dapil VIII ini,” katanya. (kar)