Deklarasi, Petani Jeruk Sepakati Kerjasama Bangun Agrowisata. Ini dia paket wisatanya!

INDRAMAYU – Agrowisata jeruk segeran terutama program petik jeruk langsung di pohonya makin digandrungi ribuan wisatawan lokal maupun nasional. Untuk itu, dalam rangka memperbaiki pelayanan terhadap pengunjung yang capai ratusan orang setiap harinya, kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) Agrowisata Jeruk Segeran menggelar pertemuan dengan seluruh petani jeruk di Balaidesa Segeran, Jum’at (28/9).

Kekompakan puluhan petani jeruk dengan Kompepar, sangat tampak dalam mewujudkan cita-cita besar Agrowisata Jeruk Segeran sebagai wahana baru Wisata di Kabupaten Indramayu itu.

Usai acara dibuka oleh Kuwu Desa Segeran Sutadi, keduanya sepakat memberikan dukungan secara penuh atas program strategis yang diyakini akan efektif mengangkat perekonimian masyarakat itu. Bahkan dukungan nyata diberikan dengan membentuk serikat (perkumpulan) Kelompok Petani Jeruk.

Kelompok petani jeruk yang baru dideklarasikan itulah yang akan mendesign penataan kebun jeruk agar memudahkan pengunjung dalam berwisata bersama keluarga saudara dan teman-temanya.

Kuwu Desa Segeran Sutadi menegaskan, dalam suasana demokratis dan kekeluargaan, musyawarah puluhan petani itu, memberikan amanah kepada tokoh petani senior dan pengusaha buah serta sayuran Abah Wartim sebagai Kordinator Umum Kelompok Petaninya.

“Selain itu rembuk dan para petani jeruk itu juga memilih Ngarifin Sebagai Wakil Kordum I dan Khobir Jadi Wakil Kordum II, semoga bisa ikut berkontribusi memajukan desa di bidang pertanian dan pariwisata,” tegasnya.

Pemdes menurut Kuwu Sutadi sangat terbantu dengan kerja-kerja Kompepar, untuk itu pihaknya akan mendukung terwujudnya agrowisata jeruk Segeran semaksimal mungkin.

“Kita bahkan sudah alokasikan lahan desa untuk percontohan agrowisata jeruk segeran, karena kami yakin program tersebut sangat baik untuk peningkatan daya beli masyarakat kami,” jelasnya.

Ketua Kompepar Nurjali menegaskan, era baru kemajuan desa dan perekomian warga itu memang kini mulai tampak tergambar nyata, karena kini desa santri itu juga mulai didatangi ratusan wisatawan dari berbagai daerah.

“Tentu ini langkah maju, setelah pada 6 bulan lalu petani mengeluhkan harga pasar yang tidak bersahabat. Saat ini hanya dalam belasan hari puluhan ton ludes diserbu pengunjung yang datang langsung ke kebun jeruk petani,” katanya.

Setelah dilakukan promosi menurut Nurjali, pihaknya ingin seluruh petani merasakan begitu antusiasnya minat masyarakat luas termasuk toko-toko atau pasar modern untuk mengambil jeruk segeran.

“Bedanya jeruk segeran ini khas rasanya, karena manis bercampur sedikit asam membuat segar sesuai nama desa kami. Sehingga diminati sekali seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Saat ini pihaknya memutuskan untuk menghentikan sementara suplay untuk pasar modern karena memprioritaskan memenuhi kebutuhan wisatawan yang penasaran.

“Sehingga yang ingin jeruk segeran ya harus datang ke segeran, belum ada di tempat lain. Silahkan coba pasti bikin ketagihan karena rasanya. Banyak yang menyampaikan testimoni begitu,” tandasnya.

Saat ini pihaknya telah menyiapkan 3 paket program wisata. Pertama, Petruk atau petik jeruk dimana kini jadi paket unggulan yang diminati 90 persen pengunjung.

“Paket petruk itu, orang datang kemudian mereka boleh memetik sendiri tanpa ada tiket masuk. Namun karena masih promosi hanya dikenakan Rp15 ribu atas buah yang dimakan pengunjung di lokasi saja,” bebernya.

Kedua, paket Cakil atau Cangking kiloan dimana jeruk yang telah dipetik oleh petani sudah tersedia di lokasi untuk buah tangan dan bawaan kerumah.

“Hanya dikenakan Rp15 ribu 1 Kg kita sudah bisa mendapatkan buah segar baru dipetik dari pohonya. Istimewanya jeruk segeran bisa bertahan hingga 2 pekan, berbeda dengan jeruk lain. Dimana kurang dari 1 pekan sudah busuk,” tuturnya.

Ketiga adalah Paket Dorna atau Delivery Order Antar Kerumah dimana para wisatawan yang telah berkunjung dan ketagihan bisa hubungi guide kompepar dan jeruk segeran akan dengan cepat diantar sampai ke tangan pemesan.

“Begitupun yang belum mendapatkan kesempatan datang, tapi ingin merasakan jeruk segeran, bisa hubungi nomor guide Kompepar jeruk segeran +6285224772142 untuk informasi dan jasa antar sampai lokasi. (her)