Ketua Dewan Syuro PKB: Sholihin Makin Tidak Punya Etika!

Kebijakan Congkel Ketua Fraksi Bisa Jadi Blunder Merosotnya Kursi PKB di Pileg

MURKA. Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Indramayu KH Abbas Assafah murka karena Ketua DPC PKB M Sholihin tidak memiliki etika organisasi.
MURKA. Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Indramayu KH Abbas Assafah murka karena Ketua DPC PKB M Sholihin tidak memiliki etika organisasi.

 

 

 

INDRAMAYU – Selain dinilai arogan dengan melakukan pencongkelan Sekretaris PCNU Indramayu Ahmad Mujani Noor dari Ketua FPKB DPRD, Ketua DPC PKB M Sholihin juga tidak memiliki etika terhadap kiai-kiai NU.

Setelah menzalimi Ketua PCNU dengan pernyataan tidak sopan, kini KH Abas Assafah AD M Si yang merupakan Ketua Dewan Syuro PKB sama sekali dinafikan keberadaannya. Bahkan mengambil keputusan memberhentikan Mujani dari FPKB DPRD tidak melibatkan Ketua Yayasan yang menaungi Kampus Putih Unidharma itu. Padahal syarat sah pergantian pimpinan fraksi menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/Art) PKB, harus melibatkan dewan syuro.

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Indramayu KH Abas Assafah AD M Si menyayangkan langkah yang dilakukan M Solihin yang tidak menggunakan etika organisasi. “Etika organisasi harus digunakan, jadi terkesan Dewan Syuro hanya pelengkap,” ketusnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu itu juga membenarkan selama ini tidak pernah diundang oleh pengurus DPC PKB dalam mengambil kebijakan organisasi.

“Tidak pernah dilibatkan dan diundang DPC PKB, termasuk penentuan kebijakan mengganti Ketua FPKB, ini sangat disayangkan,” ketusnya.

Kiai Abas juga tidak menampik jika pergantian Ketua FPKB tersebut tidak dikomunikasikan secara formal. “Bahkan pembahasan pergantian Pimpinan Fraksi PKB DPRD Indramayu juga tidak sampai pada internal Fraksi,” kata dia.

Informasi yang berhasil dihimpun, beberapa bulan lalu, pernyataan M Sholikin juga membuat marah mayoritas warga NU, karena mencemooh Ketua PCNU KH Juhadi Muhammad dihadapan umum, praktis hal itu membuat puluhan bacaleg dan para PAC PKB mundur berjamaah. Tampaknya kejadian serupa akan terjadi karena M Solikin kini mencongkel orang nomor dua di PCNU dari Ketua Fraksi PKB.

Hal itu dikabarkan membuat partai tersebut kembali bergejolak. Sehingga dikabarkan akan berpengaruh besar pada kekompakan kader menghadapi Pileg 2019 nanti, mengingat mayoritas pemilih PKB adalah warga Nahdliyin (warga NU, red). (tim)