Mengenal Kiprah Pejuang Kemajuan Desa HM Sidkon Djampi

HARMONIS. Sidkon tampak harmonis bersama anak dan isteri tercintanya.

PerisaiNews, (BANDUNG) – Siapa yang tidak mengenal HM Sidkon Djampi SH, meskipun ia lahir dari daerah miskin di Jawa Barat yakni Kabupaten Indramayu, tidak membuat patah arang, bahkan menjadi motivasinya berkiprah memajukan daerah terutama masyarakat kalangan pedesaan.

Dengan konsistensinya tersebut, pria murah senyum itu kini diberikan amanat menjadi Tenaga Ahli pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dari tahun 2015 hingga sekarang.

KONSISTEN. HM Sidkon bersama Saiful Huda dan Menteri Desa PDTT dikenal figur yang konsisten berjuang untuk kesejahteraan masyarakat desa.
KONSISTEN. HM Sidkon bersama Saiful Huda dan Menteri Desa PDTT dikenal figur yang konsisten berjuang untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam posisinya itu, Pria yang pernah menjadi mahasiswa berprestasi saat mengenyam bangku kuliah di Universitas Islam Bandung tersebut, menangani kerjasama dengan pihak ke tiga atau dunia usaha, menangani Kelompok Kerja Corporate Social Responsibility (CSR), serta mengawal program-program pada Direktorat Kerjasama dan Pengembangan Kapasitas, khususnya Program Usaha Bersama Komunitas (UBK) dan Program Bantuan Komputer Berbasis Teknologi Informasi (WEB Desa).

Pria yang kini duduk sebagai Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat itu dikenal sangat peduli atas perkembangan desa di Indonesia terutama di Jawa Barat.

Sidkon Djampi saat dikonfirmasi menegaskan, hadirnya Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi di Republik ini sebagai realisasi niat suci dan janji Presiden dan Wapres Jokowi-JK untuk membangun Indonesia dari pinggiran dalam kerangka NKRI. “Maka dari itu kita menjadikan desa sebagai subjek pembangunan dengan kredo desa membangun Indonesia,” tegasnya.

Dikatakan, dengan adanya Dana Desa (DD) yang terus meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun, pihaknya berharap, Kepala Desa yang baru terpilih hasil dari pemilihan kuwu serentak 2017 ini, lebih dapat memaksimalkan pemanfaatannya bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.

“Saya yakin, dengan kapasitas dan kapabilitas kepala desa pilihan rakyat, akan mampu memajukan status desa,  dari desa tertinggal menjadi desa berkembang, dari desa berkebang menjadi desa mandiri dan seterusnya,” terangnya.

Pria kelahiran 19 Maret 1966 itu mengaku sangat mengapresiasi terselenggaranya Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon, sebagai wujud implementasi demokrasi secara langsung, pengejawantahan hak dan kewajiban demokrasi rakyat, yang telah terselenggara dengan baik.

“Kami mengucapkan selamat kepada para kandidat yang telah terpilih menjadi kuwu di Kabupaten Cirebon, bentuk baru pengabdian bagi masyarakat desanya. Bagi yang belum terpilih, pengabdian bagi pemberdayaan diri dan masyarakat masih sangat luas,” ujarnya. (cas/rls)