Picu Kerawanan, Buntet Pesantren Tolak Sandiaga Uno

(CIREBON) – Sebagai salahsatu pondok pesantren tertua di Cirebon, Buntet Pesantren dikenal pula dengan stok ulama dengan nama besarnya yang di kenal di seluruh penjuru negeri. Namun rencana kedatangan cawapres RI Sandiaga Uno mengganggu kondusivitas lingkungan pesantren. Untuk itu pengurus Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren menolak kedatangan Cawapres dari Prabowo Subianto itu.

“Kami menolak Sandiaga Uno karena kami yakini memicu kerawanan sosial,” ungkap Pimpinan Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin.

Kiai Adib juga menegaskan, sebagai Ponpes dibawah naungan Nahdlatul Ulama sudah menetapkan pilihan mendukung pasangan Jokowi – Kiai Ma’ruf Amin.

“Hal itu sudah menjadi kesepakatan Kiai dan Masyayikh serta para sesepuh pondok pesantren. Sehingga harus dihormati oleh semua pihak,” tandasnya.

Untuk itu, mewakili keluarga besar Ponpes Buntet, Kiai Adib meminta Polres Cirebon untuk tidak memberikan izin Sandiaga dan Tim Suksesnya masuk ke lingkungan pondok.

“Kami juga mengimbau seluruh warga Buntet Pesantren untuk menjaga marwah pesantren,” pungkasnya belum lama ini. (rls)