Terpilih Kordinator Umum Kelompok Petani Jeruk, Ini Dia Profil Lengkap Abah Wartim

(INDRAMAYU) – Pawakanya tinggi jangkung, dengan rambut putih dan dandanan sederhana menjadi ciri khas Abah Wartim. Ia dikenal sebagai pedagang buah-buahan terutama mangga yang dibeli dari para petani di desanya Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu dan sekitarnya. Buah yang dibelinya dari petani di distribusikan ke Pasar Jatibarang hingga Jakarta pada era tahun 80-90an.

Puluhan tahun usahanya itu ia geluti hingga merambah menjual komoditi lain yakni pisang dan jeruk segeran. Namun dengan usianya yang lebih dari kepala lima, memutuskan pensiun dari usahanya itu. Sehingga aktivitasnya difokuskan untuk bertani di sawah yang dimilikinya dan disewa dari petani lain.

Pria yang dikenal familier dan aktif di kegiatan-kegiatan sosial keagamaan itu menjadi salahsatu petani yang merasa terusik dengan rencana eksploitasi Seismik dengan sistem 3 Dimensi pada September 2015 lalu.

Dengan bekal pengetahuan dan fasilitas seadanya bahkan dibilang minim, suami dari Ibu Fitroh itu mengajak para petani lainnya berikhtiar agar tidak terulang peristiwa pahit tahun 80an yang memporakporandakan tanaman jeruk segeran yang sedang menuai kesejahteraan dan membuat tanaman pisang juga padi ikut mati, dimana diduga kuat akibat mega proyek survei seismik tersebut.

Pergerakan sederhananya disambut positif mayoritas petani terutama yang telah 3 tahun mencoba menanam kembali jeruk yang mulai tumbuh subur. Tidak berhenti disitu, tokoh pemuda mahasiswa, akademisi, tokoh masyarakat hingga tokoh agamapun akhirnya bersatu padu dalam satu wadah yang diinisiasi bersama Ikatan Masyarakat Segeran (IMS) yang dideklarasikan pada 31 Desember 2015, mengakomodir aspirasi warga dua desa yakni Desa Segeran dan Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

Berbekal keyakinan dan semangat tinggi dari ratusan desa yang dilakukan Seismik dua desa tersebut batal dilaksanakan.
Kini melanjutkan cita-cita besar itu mulai dirancang ide mengangkat kembali jeruk segeran agar tumbuh subur dan membuat masyarakat setempat menjadi makmur secara ekonomi.

Aktifnya Abah Wartim dalam perjuangan kerakyatan, membuatnya diganjar penghargaan oleh puluhan petani jeruk segeran menjadi Kordinator Umum, saat rembuk besar petani jeruk dan deklarasi Kelompok Petani Jeruk Segeran yang diselenggarakan di Balaidesa Segeran pada Jum’at 28 September 2018 dengan dihadiri Kuwu desa setempat.

Kekompakan petani jeruk tersebut sengaja digelorakan dalam memberikan dukungan penuh atas program peningkatan perekonomian petani yakni Agrowisata Jeruk Segeran yang telah diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui SK Bupati.

“SK Bupati menetapkan desa kami sebagi desa agrowisata jeruk segeran, untuk itu kami menyambut baik rencana baik pemerintah daerah ini. Karena itulah yang kini sedang kami cita-citakan,” tegas Abah Wartim usai terpilih secara aklamasi sebagai Kordum Kelompok Petani Jeruk beberapa waktu lalu.

Abah wartim mengaku tidak pernah menyangka dan berkeinginan menjadi pemimpin para petani jeruk. Karena apa yang dilakukanya selama ini hanya ingin bermanfaat untuk masyarakat dan murni mengikuti kata hati berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan positif di desanya.

“Setelah dideklarasikan dan forum mengamanahkan kami Sebagai Kordum dan Ngaripin Sebagai Wakil Kordum 1 dan Khobir Sebagai Wakil Kordum II, kami akan melakukan rapat tim formatur menyusun struktur kepengurusan dan mengajukanya kepada pemerintah berwenang untuk dilegalkan menurut aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku merencanakan akan menggelar musyawarah lanjutan tim formatur yang ditunjuk dalam rembuk akbar di Desa Segeran Kidul untuk target pelaksanaan pelantikan di Bulan November 2018 mendatang.

“Kami memohon doa restu bimbingan dari Pemerintah Desa Segeran dan Segeran Kidul, Pemerintah Kecamatan Juntinyuat, Pemkab Indramayu, Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat,” kata dia.

Untuk itu dalam rangka membangun sinergi dengan pihak terkait tersebut akan dilakukan hearing setelah pengurus ditetapkan oleh rapat tim formatur. (her)