Turun Temurun, 70 Persen Petani Gunung Kuning Lihai Pembibitan Jeruk

LIHAI. Petani di Desa Gunung Kuning tampak lihai melakukan pembibitan jeruk.

PerisaiNews, (MAJALENGKA) – Tidak jauh berbeda dengan Desa Segeran Indramayu, di Desa Gunung Kidul Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Jawa Barat, telah turun temurun petaninya adalah spesialis melakukan pembibitan jeruk aneka jenis.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi, pertahunnya, sentra pembibitan terpopuler disitu mampu menghasilkan tanaman lebih dari sejuta pohon. Bahkan setiap bulannya omsetnya hingga mencapai Rp300 juta.

Bukan hanya itu, setiap tahunnya selalu ada saja pihak luar yang meminta belajar langsung cara menanam jeruk.

Mulai dari pelajar, mahasiswa, dari SMK asal Ciamis, Unma, UNPAD banyak yang mau datang dan belajar secara langsung.

Ketua Kelompok Petani Mekar Raharja, Kasma (41) Desa Gunung Kuning mengakui pihaknya selalu sambut baik siapapun yang ingin belajar melakukan pembibitan jeruk, karena menurutnya ilmu yang bermanfaat adalah yang bisa dibagikan kepada sesama.

Sejak dirinya masih kecil, sentra pembibitan di tempatnya telah aktif dan menjadi sumber pendapatan 70 persen warga. Sehingga kegiatan seperti itu merupakan turun temurun. Bahkan diakui pemasarannya sendiri sudah se-Indonesia.

Dikatakan, dalam dua bulan yakni Januari hingga Februari Tahun 2018 ini, para petaninya belum menyemai bibit terlalu banyak, karena cuaca yang tidak memungkinkan.

Akan tetapi, mulai Bulan Maret nanti, seperti tahun-tahun sebelumnya proses pembibitan akan lebih mendapatkan hasil yang bagus dan cepat tumbuh subur.

Sementara pada bulan Juni sampai September biasanya tidak ada kendala berarti.

Dikatakan, adapaun ‎jenis jeruk yang ditanam yakni ‎jeruk siem, nipis kampung, lemon tea, jeruk purut buat masak, jeruk limau untuk sate, jeruk kip, serta berbagai jenis tanaman jeruk lainnya.

“Yang paling mahal kami lagi kembangkan yakni jeruk Lemon Kalifornia dengan Jeruk Dekopon, dimana selama ini sudah dikembangkan dalam lima tahun terakhir dan selalu berhasil,” tuturnya. (cas/rls)