-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Peran Serta Komando Inti Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Turut Bantu Atasi Masalah Petani

  

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com | Menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di sektor pertanian, Komando Inti (Koti) Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara bergerak cepat merespons keluhan yang disampaikan oleh kelompok tani di Desa Tanjung Mulya Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan pendampingan ini dipimpin langsung oleh Komandan Koti Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara, Samsul Bahri atau yang akrab disapa Ucok, didampingi oleh Asisten I, Azlan pada Selasa, 02 Juni 2026.

Dalam pertemuan dengan para petani, disampaikan permasalahan utama yang dihadapi, yaitu menumpuknya limbah sedimen. Limbah tersebut diketahui telah menghalangi aliran saluran air sekaligus mempersempit badan jalan akses pertanian. Kondisi ini dinilai sangat merugikan kelancaran aktivitas dan hasil usaha tani warga.

Komandan Koti Samsul Bahri secara langsung mendengarkan penjelasan dan memastikan rincian kerugian yang dialami oleh beberapa kelompok tani setempat, di antaranya:

- Kelompok Tani Sidomulyo

- Kelompok Harapan Tani

- Kelompok Rejeki Tani

Mewakili rekan-rekannya, perwakilan ketiga kelompok tersebut menyampaikan dampak nyata dari penumpukan limbah tersebut dan memohon peran serta Koti Mahatidana untuk mengawal proses pengangkatan limbah agar segera terlaksana dengan lancar.

Merespons aspirasi tersebut, Samsul Bahri menyambut baik dan memberikan tanggapan positif. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi organisasi.

“Kami menyambut baik keinginan dan keluhan saudara-saudara petani. Ini adalah bagian dari tugas kami di Pemuda Pancasila, sebagai wujud kedekatan, kepedulian, dan kehadiran kami di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi awal sinergi yang baik, sehingga permasalahan akses pertanian di Desa Tanjung Mulya dapat segera teratasi dan perekonomian petani kembali berjalan lancar.

Penulis : Syahril

Share:

BUMDes Makmur Jaya Lubuk Cuik Disorot, Modal Rp 80 Juta Habis, Tinggalkan Utang Rp 42 Juta, 3 Tahun Tidak Buat Laporan

BUMDes Makmur Jaya Lubuk Cuik Disorot, Modal Rp 80 Juta Habis, Tinggalkan Utang Rp 42 Juta, 3 Tahun Tidak Buat Laporan



Batu Bara – Perisainusantara.com
Kondisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Jaya Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, menjadi sorotan masyarakat.

Dalam musyawarah yang digelar di kantor desa, Selasa (2/6/2026), terungkap sejumlah persoalan terkait pengelolaan usaha dan pertanggungjawaban keuangan BUMDes tersebut.

Warga mempertanyakan kinerja Ketua BUMDes yang dinilai buruk dan tidak bertanggung jawab, hal ini terbukti Ketua Bumdes tidak mampu menunjukkan laporan pertanggungjawaban selama tiga tahun masa kepengurusan.

Selain itu, unit usaha penyewaan sound system dan karaoke yang dijalankan selama periode tersebut disebut tidak memberikan keuntungan bagi BUMDes.

Permasalahan lain yang mencuat adalah penggunaan penyertaan modal sebesar Rp 80 juta yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 untuk program budidaya cabai. Dana tersebut disebut telah habis digunakan, namun hingga kini belum ada penjelasan laporan secara rinci

Tak hanya itu, BUMDes Makmur Jaya juga diketahui masih memiliki kewajiban pembayaran sebesar Rp 42 juta kepada pemasok pupuk dan obat-obatan pertanian.

Ketua BUMDes, Iswahyudi, dalam forum musyawarah mengaku belum berhasil menghadirkan bendahara BUMDes yang sebelumnya diminta untuk memberikan klarifikasi terkait pengelolaan keuangan.

"Saya sudah menyampaikan surat panggilan dan berupaya mencari informasi keberadaannya, namun yang bersangkutan belum dapat dihubungi," ujarnya.

Musyawarah tersebut merupakan pertemuan keempat yang difasilitasi oleh Sekretaris Camat Lima Puluh Pesisir, Ahmad Jais. Hadir dalam kegiatan itu Penjabat Kepala Desa Lubuk Cuik beserta perangkat desa, pengurus BUMDes, anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Suryadi, SH, serta puluhan warga yang menyampaikan berbagai aspirasi dan pertanyaan terkait pengelolaan aset desa.

Dalam pertemuan itu juga terungkap bahwa laporan pertanggungjawaban BUMDes baru disusun pada Feb 2025. Namun laporan tersebut belum diterima oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) karena dinilai belum memenuhi standar akuntabilitas.

Saat ini, pengurus BUMDes dikabarkan tengah melakukan perbaikan laporan sebelum kembali menyerahkannya kepada Dinas PMD untuk dilakukan evaluasi.

Selain persoalan modal usaha, masyarakat turut mempertanyakan pengelolaan dan hasil pemanfaatan aset desa berupa perangkat musik keyboard yang hingga kini dinilai belum pernah dipaparkan secara terbuka kepada warga, dan terbukti tidak ada buat laporan selama 3 tahun dia menjabat, kok bisa pula gitu ... ada ... apa... perangkat Desa dan Dinas PMD, kata Andi dengan nada kecewa.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Ahmad Jais meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil audit yang akan dilakukan oleh Inspektorat maupun auditor independen.

Menurutnya, hasil audit nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan. Apabila ditemukan adanya kerugian keuangan negara, maka akan ditempuh upaya persuasif terlebih dahulu agar kerugian tersebut dikembalikan oleh pihak yang bertanggung jawab.

Namun apabila tidak ada pengembalian, maka penyelesaian melalui jalur hukum dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kita menunggu hasil audit dari Inspektorat maupun auditor independen. Jika nantinya ditemukan kerugian negara, akan dilakukan upaya pengembalian terlebih dahulu. Apabila tidak dipenuhi, maka dapat ditempuh langkah hukum," tegas Ahmad Jais.
(wellas)
Share:

Kunjungan Ketua DPC LSM PAKAR Batu Bara Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Tanjung Mulya

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com |Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat (DPC LSM PAKAR) Kabupaten Batu Bara, Bambang Setiaji, SPd, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Air Putih,Kabupaten Batu Bara pada hari Selasa,02/06/26. 

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau peran serta pemerintah desa dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kedatangan rombongan disambut secara hangat oleh Kepala Desa Tanjung Mulya Bapak Irwanto, beserta seluruh jajaran perangkat desa. Dalam kesempatan tersebut, Bambang Setiaji menyampaikan apresiasi dan rasa puasnya terhadap pelaksanaan program yang berjalan di wilayah tersebut.

“Saya melihat langsung pelayanan yang diberikan dan menu makanan yang disajikan sudah sesuai dengan standar yang diharapkan. Ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah desa terhadap kesejahteraan warganya, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi,” ujar Bambang.

Sementara itu, Bidan Desa Tanjung Mulya, Fauziah, memberikan data terkait sasaran penerima manfaat program. Ia menjelaskan bahwa jumlah warga yang menjadi prioritas dalam program ini tercatat sebanyak 116 orang balita, 31 orang ibu menyusui, dan 11 orang ibu hamil.

Data tersebut menjadi acuan pemerintah desa dalam menyusun kebutuhan dan memastikan penyaluran makanan bergizi tepat sasaran. Pemerintah Desa Tanjung Mulya berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran program ini demi menurunkan angka risiko kekurangan gizi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi masukan positif serta memperkuat sinergi antara lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah desa dalam memajukan pelayanan publik di bidang kesehatan dan gizi. 

Penulis : Syahril

Share:

Polsek Air Putih Amankan Kejuaraan Motorcross dan Grasstrack Piala AFM Batu Bara 2026

Polsek Air Putih Amankan Kejuaraan Motorcross dan Grasstrack Piala AFM Batu Bara 2026




Batu Bara – Perisainusantara.com
Guna menjamin keamanan dan kelancaran jalannya Kejuaraan Motorcross dan Grasstrack Piala AFM Batu Bara Tahun 2026, personel Polsek Air Putih Polres Batu Bara melaksanakan pengamanan di arena balap yang berlokasi di Sirkuit Dusun XII, Desa Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, Minggu (31/5/2026).

Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H. bersama personel yang bertugas di lapangan. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada peserta, panitia, maupun masyarakat yang memadati lokasi perlombaan.

Ajang olahraga otomotif tersebut mendapat perhatian luas dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, Danlanal Tanjung Balai Asahan Agung Dwi Handoko Djuari, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batu Bara Syahdama Yanto, Ketua Panitia Fahri Meliala, anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Camat Sei Suka, serta para pembalap dan komunitas motorcross dari berbagai daerah.

Kejuaraan diawali dengan seremoni pembukaan dan pengarahan teknis kepada para peserta. Selanjutnya, perlombaan berlangsung dalam berbagai kategori yang dipertandingkan, mulai dari kelas trail standar, MX 65 CC, BBK Modifikasi Pro, FFA Open, hingga kelas trabas dan campuran yang menarik perhatian para penonton.

Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kompetisi motorcross menjadi sarana yang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga otomotif secara aman dan terarah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyalurkan hobi dan kemampuan balap di arena resmi yang telah disediakan, bukan di jalan umum yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini dinilai mampu mempererat hubungan antarkomunitas otomotif serta memberikan hiburan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol menjelaskan bahwa personel pengamanan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman dan tertib.

Setelah seluruh perlombaan selesai digelar, panitia melaksanakan penyerahan trofi kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.50 WIB dalam situasi aman, lancar, dan kondusif.

Melalui pengamanan yang maksimal, Polres Batu Bara menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai kegiatan positif masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan prestasi generasi muda dan pengembangan olahraga di Kabupaten Batu Bara.
(wellas)

Share:

Polemik Bumdes Lubuk Cuik Babak Ketiga, Masyarakat Desak Transparansi Anggaran.

Polemik Bumdes Lubuk Cuik  Babak Ketiga, Masyarakat Desak Transparansi Anggaran.




Batu Bara – Perisainusantara.com

Rapat penuh debat dan argumen sengit terjadi, terkait persoalan polemik pengelolaan Dana Peyertaan Modal  Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Lubuk Cuik, Tahun Anggaran 2025, masuk Babak ke- 3, kembali dilaksanakan di Kantor Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Senin (25/5/2026).

Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bersama Rakyat Batu Bara bersama warga desa kembali menyuarakan tuntutan agar laporan pertanggung jawaban (LPJ) Anggaran Dana Desa dan Pengelolaan dana BUMDes Desa Lubuk Cuik TA. 2025 dapat  dilakukan secara terbuka dan transparan.

Selain itu, peserta rapat tersebut  juga mempertanyakan penyampaian LPJ BUMDes yang meragukan dan dilakukan tanpa kehadiran bendahara

Masyarakat menilai bendahara memiliki peran penting dalam memberikan penjelasan terkait pengelolaan keuangan lembaga usaha desa tersebut.

Ketua BUMDes Lubuk Cuik, Nur Iswandi, menyebutkan bahwa dana BUMDes sebesar 80 juta rupiah yang diterimanya pada TA. 2025, digunakan untuk usaha di sektor pertanian dengan program Tanam Cabai.

Namun, ia mengakui modal yang tersedia belum mencukupi sehingga BUMDes masih memiliki tanggungan utang pembayaran pupuk kepada pihak penjual pupuk  senilai 42.668.000 rupiah, pada tahun 2025.

Meski sejumlah penjelasan telah disampaikan di rapat, namun warga belum dapat menerima, dan belum menghasilkan kesimpulan ataupun kesepakatan bersama.

Hal itu dikarenakan bendahara BUMDes Nursana belum dapat hadir untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Pemerintah desa dan pengurus BUMDes mengaku sudah berupaya menghubungi Bendahara, tetapi hingga kini belum berhasil.

Ketegangan sempat terjadi dalam rapat akibat masyarakat tidak dapat menerima LPJ pengurus BUMDes. Warga tetap mendesak agar bendahara dapat hadir secara langsung guna memberikan keterangan mengenai pengelolaan keuangan BUMDes.

Meski demikian, jalannya kegiatan tetap berlangsung aman kondusif  dengan pengawalan aparat kepolisian dari Polsek Lima Puluh.

Rapat kemudian ditutup tanpa ada penyelesaian dan rapat Babak ke- 4, dijadwalkan akan kembali dilanjutkan pada Selasa (2 Juni 2026) mendatang.

Pertemuan Babak ke-3 lanjutan ini, dilaksanakan setelah pertemuan ke-2 gagal, di sebabkan Ketua BPD lambat datang tidak sesuai jadwal seperti yang tertera pada undangan pada Senin, 25 Mei 2026 jam 09.30 wib,

Hingga pada pukul 10.30 Ketua BPD belum menampak diri, selanjutnya Warga merasa tidak di hargai oleh Ketua BPD, dan akhirnya warga meninggalkan ruangan rapat.

Setelah warga keluar ruangan Ketua BPD datang pada jam 10.32 Wib itupun sudah di kontak lewat hp beberapa kali , pas datang dengan menggunakan pakaian ke ladang,

Agenda tersebut dihadiri Penjabat Kepala Desa Lubuk Cuik My Daulay, Camat Lima Puluh Pesisir, Babinsa, personel kepolisian dari Polsek setempat, Ketua BPD, perangkat desa, mahasiswa, masyarakat, hingga awak media.
(wellas)

Share:

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Batu Bara Salurkan 61 Ekor Sapi Kurban

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Batu Bara Salurkan 61 Ekor Sapi Kurban




Batu Bara – Perisainusantara.com
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyalurkan sebanyak 61 ekor sapi kurban kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan.

Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., yang mewakili Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara di Lapangan Blok 8, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (26/5/2026).

Puluhan sapi kurban tersebut diserahkan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM), organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, hingga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Batu Bara.

Hewan kurban itu berasal dari kontribusi organisasi perangkat daerah (OPD) dan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Batu Bara. Beberapa perusahaan yang turut berpartisipasi di antaranya PT Asian Agri, RSU Bidadari, PT INALUM, Pelindo, Bank Sumut, Multimas Nabati, PT Sumber Sawit Makmur PKS Laut Tador, PT Bakrie Renewable Chemical, PT Honglie Oleochemical Indonesia, serta PT Lonsum.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syafrizal menyampaikan bahwa seluruh sapi kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batu Bara. Berdasarkan hasil pemeriksaan antemortem, seluruh hewan dinyatakan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk disembelih.

Ia juga menjelaskan bahwa pemeriksaan akan kembali dilakukan setelah proses penyembelihan guna memastikan daging kurban aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Batu Bara turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD dan perusahaan yang telah mendukung pelaksanaan kurban tahun ini.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi. Semoga hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara,” ujar Syafrizal.
(wellas)
Share:

Polres Batu Bara Dampingi Penyaluran Jagung Petani ke Bulog Asahan, Total Penjualan Capai 189,767 Ton

Polres Batu Bara Dampingi Penyaluran Jagung Petani ke Bulog Asahan, Total Penjualan Capai 189,767 Ton




BATU BARA – Perisainusantara.com
Polres Batu Bara terus menunjukkan dukungannya terhadap sektor pertanian dengan mendampingi penyaluran hasil panen jagung milik kelompok tani ke Gudang Bulog Asahan, Senin (25/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, proses pengiriman hasil panen didampingi oleh Ps. Kabag SDM Polres Batu Bara AKP H.W. Siahaan, S.H., bersama AIPTU Joko. Rombongan tiba di Gudang Bulog Asahan sekitar pukul 17.30 WIB untuk melaksanakan proses penimbangan dan pemeriksaan kualitas jagung sebelum diterima pihak Bulog.

Dari hasil pemeriksaan, jagung yang dikirim pada kesempatan itu tercatat sebanyak 7,363 ton dengan kadar air 11,8 persen, sehingga dinyatakan memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan oleh pihak Bulog.

Berdasarkan data yang dihimpun, penjualan jagung kelompok tani dari wilayah hukum Polres Batu Bara ke Bulog Asahan telah berlangsung secara berkelanjutan sejak awal Januari 2026.

Hingga memasuki kuartal kedua tahun ini, total hasil panen jagung yang berhasil disalurkan mencapai 189,767 ton.

Pendampingan yang dilakukan Polres Batu Bara tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para petani jagung di Kabupaten Batu Bara.

Selain membantu kelancaran distribusi, kegiatan ini juga bertujuan memastikan hasil panen petani dapat terserap pasar dengan baik sehingga memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi para petani.

AKP H.W. Siahaan menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen membantu kelompok tani dalam memasarkan hasil panen mereka melalui kerja sama dengan pihak Bulog.

Menurutnya, sinergi antara petani, Polri, dan Bulog diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, pihak Perum Bulog Asahan turut mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini dan menyatakan kesiapan untuk terus menyerap hasil panen jagung dari kelompok tani di wilayah hukum Polres Batu Bara sesuai kebutuhan dan kapasitas yang tersedia.
(wellas)




Share:

Penemuan Dua Korban Meninggal di Ruko Indrapura

Penemuan Dua Korban Meninggal di Ruko Indrapura



BATU BARA – Perisainusantara.com
Personel Polsek Air Putih bersama Sat Reskrim dan Unit Inafis Polres Batu Bara melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan dua orang meninggal dunia di sebuah ruko penjualan aksesoris handphone Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan penanganan peristiwa tersebut dipimpin langsung Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., bersama Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Masagus Z.D., S.T.K., S.I.K., M.H., didampingi personel Unit Inafis Polres Batu Bara.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat rekan kerja korban mendatangi lokasi untuk bekerja, namun mendapati toko masih dalam keadaan tertutup.

Berdasarkan keterangan saksi, Dinda Selvira Manalu sebelumnya datang ke lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan mencoba menghubungi salah seorang korban, namun tidak mendapat jawaban.

Selanjutnya pimpinan toko, Edo Setiawan, meminta bantuan warga untuk membuka pintu ruko.
Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama warga masuk ke dalam ruko dan menemukan para korban berada di dalam ruangan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Air Putih.
Dalam insiden itu, dua korban dinyatakan meninggal dunia masing-masing berinisial RR (24), warga Kota Tebing Tinggi, dan AA (22), warga Kabupaten Serdang Bedagai.

Sementara dua korban lainnya, yakni M (22) dan DCA (17), berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis di RSUD Bidadari Kabupaten Batu Bara.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, evakuasi korban, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan dokumentasi, serta koordinasi dengan pihak terkait.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Bidadari Batu Bara guna menjalani pemeriksaan Visum et Repertum (VER).

Selain itu, pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban. Namun, keluarga korban diketahui menolak dilakukannya autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan tersebut.

Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban mengalami keracunan akibat paparan asap mesin genset, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Polres Batu Bara masih terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan sejumlah saksi serta menunggu hasil medis untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.
(wellas)
Share:

Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Batu Bara Melayat Kepergian Almarhum Radiman Butar-Butar, Sesepuh PUK Indrapura/Indrasakti

Batu Bara~Sumut, perisainusantara.com| Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC F.SPTI-K.SPSI) Kabupaten Batu Bara, Daniel Simanjuntak, memimpin rombongan kunjungan duka ke rumah kediaman almarhum Radiman Butar-Butar, yang akrab disapa Bapak Gea, untuk menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh dan sesepuh di lingkungan organisasi, pada sabtu23/05/2026.

Kunjungan penghormatan tersebut dilakukan pada Sabtu (23/5/2026), saat jenazah almarhum masih disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Lintas Medan – Indrapura. Almarhum Radiman Butar-Butar dikenal luas sebagai Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Indrapura/Indrasakti. Beliau dikabarkan telah meninggal dunia dalam usia 67 tahun.

Dalam kunjungan tersebut, Daniel Simanjuntak turut didampingi oleh jajaran pengurus dan pimpinan unit kerja di lingkungan DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara. Hadir mendampingi antara lain Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPC F.SPTI-K.SPSI Batu Bara, Syahril; Ketua PUK BSP Sei Balai, Irsal Harahap; Ketua PUK Desa Sei Suka, Dedi Irawan Tanjung; serta Satgas Bancin dan sejumlah anggota organisasi lainnya.

Dalam sambutannya di hadapan keluarga duka dan para hadirin, Daniel Simanjuntak menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Bapak Radiman Butar-Butar atau Bapak Gea, sapaan akrab beliau di kalangan rekan-rekan pekerja.

"Kami seluruh keluarga besar DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara sangat berduka cita atas berpulangnya Bapak Radiman Butar-Butar, sosok sesepuh dan pimpinan yang telah banyak memberikan dedikasi, bimbingan, dan pengabdiannya di lingkungan PUK Indrapura/Indrasakti maupun organisasi kita secara keseluruhan. Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kita semua," ujar Daniel Simanjuntak. 



Lebih lanjut, Daniel juga menyampaikan doa dan harapan agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta segala amal dan perjuangan beliau selama ini diterima sebagai amal jariyah. Ia juga turut mendoakan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Kami berdoa semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga, istri, anak-anak, serta kerabat yang ditinggalkan, kami turut berduka dan berharap senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini," tambahnya.

Kehadiran para pengurus dan anggota organisasi dalam momen duka ini sekaligus menjadi bukti eratnya persaudaraan dan solidaritas yang terjalin di tubuh Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia, menunjukkan bahwa organisasi tetap hadir dan peduli bagi setiap anggotanya, termasuk di saat-saat sulit seperti ini. 

Hingga berita ini diturunkan, jenazah almarhum Radiman Butar-Butar masih disemayamkan di rumah duka Jalan Lintas Medan – Indrapura sebelum dilaksanakan proses pemakaman sesuai jadwal yang telah ditetapkan keluarga.

Penulis : Syahril

Share:

Polsek Bandar Huluan Amankan Kema Pelaku Pencurian Di Simalungun

 

Simalungun-Sumut, perisainusantara.com| Kepolisian Sektor Bandar Huluan, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian bernama Mahmud Sinaga alias Kema (44 tahun), warga Huta I Bandar Rawa, Kecamatan Bandar Masilam. Penangkapan dilakukan pada hari Kamis dini hari, 21 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 Wib di kawasan Perumahan Lestari, Huta I Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam. 21 Mei 2026.

Kejadian bermula pada Senin, 06 April 2026 sekitar pukul 07.00 Wib, ketika Sulistio (43 tahun), selaku pelapor sekaligus korban yang berprofesi sebagai guru, mendapati rumahnya di Huta IX Nagori Bandar Tinggi dalam keadaan dibobol. Pintu belakang rumah terlihat rusak pada bagian kuncinya akibat dicongkel. Setelah memeriksa seluruh ruangan, korban mendapati sejumlah barang berharga miliknya raib.

Barang yang dicuri meliputi 5 karung pupuk urea masing-masing berat 50 kg, baterai mobil merek Furukawa Hybrid, mesin aerator kolam merek Resun LP 200, serta 4 ekor burung murai batu terdiri dari 1 ekor jantan dan 3 ekor betina. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp8.975.000.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bandar Huluan pada Rabu, 22 April 2026 pukul 16.48 Wib dengan nomor laporan LP/B/151/IV/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Bandar Huluan IPDA Amri Jhonson Sitanggang, S.H. beserta tim langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengumpulkan informasi. Berkat kerja keras tim, identitas pelaku akhirnya terungkap dan berhasil diamankan dalam waktu satu bulan pascakejadian.

Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjar Nahor menyatakan bahwa “ Kami masih terus mendalami kasus ini guna memastikan proses hukum berjalan lancar dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pelaku kini disangkakan melanggar Pasal 477 Ayat 1 huruf e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Tegas Iptu Patar Banjar Nahor.

Sulistio Berharap,  “saya berharap tidak hanya Kema saja yang diamankan, karena diduga ada 2 orang terduga pelaku lainnya. Kami juga berharap segera diungkap lokasi tempat penyimpanan barang curian, pihak yang menjual hasil curian, hingga para penadah barang tersebut. Kejahatan ini terasa sudah terkoordinir dan berlangsung secara masif, terjadi berulang kali dari rumah ke rumah, bahkan hasil kebun para petani pun sering menjadi sasaran. Hal ini membuat masyarakat sangat resah, sehingga kami berharap ada tindak lanjut serius dari kepolisian agar keamanan dan ketertiban di lingkungan kami benar-benar terjamin.” Tutup Sulistio.

Penulis : Mhd. Yusri

Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum