-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Polsek Indrapura dan Labuhan Ruku Berganti Nama, Ini Penjelasan Polres Batu Bara

Polsek Indrapura dan Labuhan Ruku Berganti Nama, Ini Penjelasan Polres Batu Bara



Batu Bara – Perisainusantara.com

Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara, Polda Sumatera Utara, resmi melakukan perubahan nomenklatur terhadap dua Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayah hukumnya sebagai bagian dari penyesuaian administrasi dan struktur kelembagaan.

Perubahan tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor: B/176/IV/REN.4.1.3/2026 tertanggal 4 April 2026 yang ditujukan kepada Kapolsek Indrapura dan Kapolsek Labuhan Ruku.

Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., melalui Kasi Humas AKP P. Tamba, menjelaskan bahwa perubahan nama dua Polsek itu merupakan tindak lanjut dari kebijakan dan regulasi yang berlaku di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Ia menyebutkan, perubahan nomenklatur tersebut mengacu pada sejumlah dasar hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1000/V/OTL.1.1.2/2023 tanggal 15 Mei 2023, serta Surat Kapolda Sumatera Utara Nomor: B/1970/III/OTL.1.1.3/2026 tanggal 17 Maret 2026.

Berdasarkan surat itu, Polsek Indrapura kini resmi berubah nama menjadi Polsek Air Putih, sementara Polsek Labuhan Ruku berganti menjadi Polsek Talawi.

Menurut AKP P. Tamba, perubahan nomenklatur ini dilakukan untuk menyesuaikan wilayah administrasi kepolisian dengan sistem pemerintahan serta pembagian wilayah yang berlaku saat ini.

“Perubahan ini merupakan bagian dari penyesuaian struktur dan administrasi kepolisian agar selaras dengan sistem pemerintahan yang ada,” jelasnya.

Sehubungan dengan perubahan tersebut, masing-masing Kapolsek diminta segera mengambil langkah-langkah penyesuaian, termasuk melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada unsur Muspika dan masyarakat, mengganti papan nama kantor, serta menyesuaikan seluruh administrasi dan persuratan dinas sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Batu Bara berharap perubahan nama ini dapat mendukung peningkatan efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi di tingkat kewilayahan.

Selain itu, seluruh jajaran juga diimbau untuk menjalankan proses transisi ini dengan baik serta tetap menjaga komunikasi yang harmonis dengan masyarakat agar perubahan nomenklatur berjalan lancar dan dipahami publik.

(wellas)

Share:

Polsek Air Putih Cek Pengamanan dan Stok BBM di Sejumlah SPBU, Distribusi Terpantau Aman

Polsek Air Putih Cek Pengamanan dan Stok BBM di Sejumlah SPBU, Distribusi Terpantau Aman



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polsek Air Putih, Polres Batu Bara, melaksanakan kegiatan pengecekan personel pengamanan sekaligus monitoring persediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU yang berada di wilayah hukumnya, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Indrapura AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H. yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Waka Polsek Air Putih IPTU Manahan Siregar, S.H. Monitoring ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan distribusi BBM sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban di area SPBU tetap kondusif.

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan koordinasi langsung dengan pihak manajemen SPBU serta mengecek ketersediaan stok BBM di beberapa titik pengisian bahan bakar di wilayah Kecamatan Air Putih, Kecamatan Sei Suka, dan Kecamatan Laut Tador.

Berdasarkan hasil pemantauan, persediaan BBM di seluruh SPBU yang dicek berada dalam kondisi terbatas, namun masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, pihak pengelola SPBU juga telah melakukan penebusan atau pengajuan pasokan kembali ke Pertamina guna menjaga kelancaran distribusi.

Adapun SPBU yang dimonitor antara lain SPBU Sukaraja, SPBU Sipare-pare, SPBU Simpang Kopi, dan SPBU Tanjung Seri. Dari hasil pengecekan, masing-masing SPBU masih memiliki stok beberapa jenis BBM seperti Pertalite, Pertamax, Bio Solar, dan Dexlite, meskipun dalam jumlah terbatas. Di salah satu SPBU, jenis Bio Solar bahkan tercatat kosong.

Selain memantau stok BBM, Polsek Air Putih juga memastikan personel pengamanan di masing-masing SPBU tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kamtibmas maupun antrean kendaraan saat pengisian bahan bakar.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa hingga kegiatan berlangsung, tidak ditemukan antrean panjang kendaraan di seluruh SPBU yang berada di wilayah hukum Polsek Air Putih. Situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi juga terpantau aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat melakukan pengisian bahan bakar.

(wellas)


Share:

Jurnalis Medan Bersama KSJ Salurkan Sedekah Jumat untuk Sifa dan Keluarganya

Jurnalis Medan Bersama KSJ Salurkan Sedekah Jumat untuk Sifa dan Keluarganya



Medan – Perisainusantara.com 

Sejumlah jurnalis di Kota Medan bersama Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada Sifa, bocah yang sempat menjadi perhatian publik karena kondisi hidupnya yang memprihatinkan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Jumat (3/4/2026) sebagai bagian dari program rutin Sedekah Jumat yang selama ini terus dijalankan oleh KSJ bersama insan pers di Kota Medan.

Dalam kegiatan itu, bantuan diserahkan langsung kepada Sifa dan keluarganya di rumah sang nenek, Ibu Karsini, yang kini merawat Sifa bersama dua adiknya.

Warga Apresiasi Kepedulian Jurnalis

Aksi sosial yang dilakukan para jurnalis itu mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Kehadiran mereka dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.

Salah seorang warga, Warman (56), mengaku tersentuh melihat perhatian yang diberikan kepada Sifa dan keluarganya. Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat sekitar agar tidak menutup mata terhadap kondisi sosial di lingkungan sendiri.

“Apa yang dilakukan para jurnalis ini menjadi pengingat bagi kami warga sekitar agar lebih peduli terhadap kehidupan Sifa dan adik-adiknya,” ujarnya.

Bantuan untuk Ringankan Beban Keluarga

Koordinator pelaksana kegiatan Sedekah Jumat bersama jurnalis Kota Medan, Abdul Maliala, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas sosial yang terus dijalankan sebagai amanah dari pembina KSJ.

Ia menjelaskan, bantuan kali ini difokuskan kepada keluarga Ibu Karsini, yang selama ini berjuang merawat cucunya di tengah keterbatasan ekonomi.

Menurut Abdul, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit membantu kebutuhan sehari-hari keluarga, mengingat Ibu Karsini diketahui bekerja sebagai buruh cuci rumah tangga.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi berkah bagi mereka,” kata Abdul.

KSJ dan Jurnalis Konsisten Tebar Kepedulian

Sementara itu, pendiri sekaligus Pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis, SH, MH, menyampaikan bahwa program Sedekah Jumat telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2019.

Ia menegaskan bahwa para jurnalis memiliki peran penting dalam mendukung perjalanan kegiatan sosial KSJ sejak awal berdiri. Karena itu, ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus dijaga.

“Saya berharap para jurnalis tetap solid dalam menjalankan semangat berbagi dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ikhwan Lubis.

Kegiatan ini menjadi salah satu contoh bahwa insan pers tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi sesama.

(Wellas)


Share:

Polsek Indrapura. Ibadah Kamis Putih di Sejumlah Gereja, Aman Kondusif

Polsek Indrapura. Ibadah Kamis Putih di Sejumlah Gereja, Aman Kondusif



Batu Bara – Perisainusantara.com

Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan Ibadah Kamis Putih untuk memperingati Hari Wafat Yesus Kristus, personel Polsek Indrapura Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan pengamanan di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukumnya, Kamis (2/4/2026) malam.

Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga selesai, dipimpin oleh Kapolsek Indrapura AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H. yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Waka Polsek Indrapura IPTU M. Siregar, S.H.

Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian guna memastikan pelaksanaan ibadah umat Kristiani berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Adapun gereja yang menjadi lokasi pengamanan personel Polsek Indrapura yakni:

1. Gereja Katholik Paroki Santo Petrus Cinta Damai, Berlokasi di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Ibadah Kamis Putih di gereja ini diikuti sekitar 200 jemaat dan dipimpin oleh Pastor Mathias Mangapul Simarmata, O.Carm. Personel pengamanan yang bertugas di lokasi ini adalah: AIPDA Kasdi Ginting dan BRIPKA Olando Nababan

2. Gereja Katholik Santo Katarina, Berlokasi di Desa Tanah Rendah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Ibadah diikuti sekitar 100 jemaat dengan pengkhotbah KDPS Andreas Wau. Personel pengamanan yang ditugaskan yakni: AIPTU Rudi Aries Donna Rumapea dan BRIPKA Dudi Dianto Lumban Siantar

3. Gereja GBKP, Berlokasi di Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Ibadah Kamis Putih di gereja ini dihadiri sekitar 120 jemaat. Personel pengamanan yang bertugas yaitu: AIPDA Gabriel Manik dan BRIPDA Affin Bagaskoro

Kehadiran personel kepolisian di setiap lokasi ibadah bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang sedang beribadah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama kegiatan berlangsung.


Secara keseluruhan, pelaksanaan Ibadah Kamis Putih di wilayah hukum Polsek Indrapura Polres Batu Bara berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

(wellas)


Share:

Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Begal dan Balap Liar di Exit Tol Lima Puluh

Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Begal dan Balap Liar di Exit Tol Lima Puluh



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polres Batu Bara melaksanakan patroli roda empat (R4) pada Rabu malam, 1 April 2026, mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai.

Patroli malam ini difokuskan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti aksi begal, balap liar, tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), perjudian, prostitusi, serta kejahatan jalanan lainnya di wilayah hukum Polres Batu Bara.

Kegiatan patroli dilaksanakan oleh personel Sat Samapta Polres Batu Bara, yakni Aipda Dany EO, Aipda Dedi Firmansyah, Bripda Jastin Siahaan, dan Bripda Yoga Nasution. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan roda empat Isuzu D-Max milik Sat Samapta.

Adapun lokasi yang menjadi fokus patroli malam tersebut berada di kawasan Exit Tol Lima Puluh, yang merupakan salah satu jalur strategis dan rawan aktivitas kejahatan jalanan, khususnya pada malam hari.

Selain melakukan patroli mobile, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengimbau warga agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat, mendengar, atau mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif Polres Batu Bara dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Lintas Sumatera.

Hingga kegiatan berakhir, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Batu Bara terpantau aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

Elvinus Gea Terpilih Sebagai Ketua Panitia May Day Deliserdang Tahun 2026 Siap Sukseskan Peringatan Hari Buruh Internasional

Deliserdang-Sumut, perisainusantara.com |Dalam rangka menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 01 Mei 2026, sejumlah perwakilan Serikat Pekerja/Serikat Buruh resmi membentuk panitia pelaksanaan May Day Tahun 2026 di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Pembentukan panitia tersebut dilaksanakan melalui rapat koordinasi yang berlangsung pada Rabu 01/04/2026 di kantor BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Morawa Deliserdang di Jalan Lintas Medan - Tanjung Morawa.

Ketua Panitia terpilih Evilinus Gea, S.H. menyampaikan, bahwa  pentingnya momentum ini sebagai sarana menyuarakan aspirasi pekerja sekaligus mempererat persatuan antar buruh/pekerja.

May Day bukan hanya seremoni, tetapi juga wadah untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak-hak pekerja secara damai dan konstruktif dan berupaya akan menjadikan May Day tahun ini lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, ucapnya.

Kegiatan rapat kordinasi tersebut juga turut serta dihadiri oleh  Kadisnaker Deli Serdang  Drs. Syahdin Setia Budi Pane berserta jajarannya dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bunyamin Najmi dan seluruh Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Kabupaten Deliserdang.

Drs. Syahdin Setia Budi Pane selaku Kadisnaker Deliserdang berpesan agar semua elemen serikat dapat bekerjasama guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik dan lancar.

Dengan terbentuknya panitia ini, diharapkan peringatan Hari Buruh Tahun 2026 dapat berjalan tertib lancar, kondusif, tutupnya.

  (Yunan)

Share:

Satres Narkoba Polres Batu Bara Berhasil Amankan 9,97 Gram Sabu

Batu Bara-Sumut, Perisainusantara.com | Komitmen pemberantasan narkoba kembali ditegaskan Satres Narkoba Polres Batu Bara. Tiga pria diamankan bersama barang bukti shabu hampir 200 gram dalam penggerebekan di Dusun I Kampung Getek, Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Minggu (29/3/2026) malam.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Minggu sekira pukul 19.30 WIB di Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Petugas awalnya mengamankan seorang tersangka berinisial ES (34) seorang wiraswasta yang berdomisili di Desa Simpang Gambus.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa satu plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 9,97 gram serta satu unit handphone.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka pertama ES, petugas kemudian melakukan pengembangan. Selanjutnya dihari yang sama, sekira pukul 19:40 WIB di Dusun I Kampung Getek Desa Simpang Gambus, petugas kembali berhasil mengamankan tiga tersangka lainnya, yaitu H.S.D (35) warga desa simpang gambus, H.S (36) warga Kel. Indrapura, F (38) warga Desa simpang gambus.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti narkotika jenis shabu dengan total berat brutto 199,79 gram. Selain itu, turut diamankan dua butir pil ekstasi (MDMA) dengan berat brutto 1,05 gram, tiga unit handphone, plastik klip kosong, serta satu unit mobil Daihatsu Terios.

Petugas menyebut, seluruh barang bukti tersebut diakui para tersangka sebagai milik mereka yang rencananya akan diedarkan di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara. 

Kasat Narkoba Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayahnya. Ia memastikan pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen serius kepolisian dalam memutus rantai peredaran narkoba.

“Ini bentuk keseriusan kami dalam memberantas narkoba. Kami akan terus mencegah peredaran narkoba di Batu Bara agar generasi muda tidak terjerumus benda haram tersebut,” tegas AKP Arifin Purba.

Saat ini, keempat tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satres Narkoba Polres Batu Bara untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Aparat menegaskan, proses hukum akan berjalan tegas sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pemberantasan narkoba di Batu Bara. 

(Red)

Share:

Enam Fraksi DPRD Batu Bara Pertanyakan Besarnya Silpa APBD 2025

Enam Fraksi DPRD Batu Bara Pertanyakan Besarnya Silpa APBD 2025



Batu Bara – Perisainusantara.com

Besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dalam APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan serius dari enam fraksi di DPRD Kabupaten Batu Bara.

Sorotan tersebut mengemuka dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Kabupaten Batu Bara Tahun 2025, yang digelar pada Selasa (31/3/2026).

Sebelumnya, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal telah lebih dahulu menyampaikan LKPj Pemkab Batu Bara Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD pada Senin (30/3/2026).

Dalam forum tersebut, sejumlah fraksi menilai besarnya Silpa perlu mendapat penjelasan yang lebih rinci dari pemerintah daerah, agar tidak menimbulkan kesan bahwa anggaran yang telah disusun justru tidak terserap secara optimal.

Salah satu sorotan paling tegas datang dari Fraksi Karya Pembangunan Nasional (FKPN). Fraksi ini menilai nilai Silpa Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp74.021.163.161,68 atau sekitar 6,25 persen dari total APBD merupakan angka yang cukup signifikan.

FKPN mempertanyakan apakah besarnya sisa anggaran itu merupakan hasil dari efisiensi belanja daerah, atau justru menunjukkan adanya rendahnya serapan anggaran oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan program-program prioritas.

Menurut FKPN, kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius, terutama jika masih ada program-program yang seharusnya langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur desa maupun bantuan sosial, namun tidak terealisasi secara maksimal.

Pandangan senada juga disampaikan oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Melalui ketuanya, Khairul Bariah, PAN menilai besarnya Silpa tahun 2025 perlu dijelaskan secara terbuka, baik kepada DPRD maupun kepada masyarakat luas.

Fraksi PAN menyoroti kemungkinan bahwa besarnya sisa anggaran bukan semata-mata karena penghematan, tetapi bisa juga disebabkan oleh ketidakmampuan OPD dalam merealisasikan anggaran yang telah dialokasikan.

Padahal, menurut mereka, masih banyak persoalan di lapangan yang membutuhkan penanganan, terutama terkait infrastruktur rusak di sejumlah wilayah Kabupaten Batu Bara.

Hal serupa juga disampaikan oleh Fraksi KDRI melalui ketuanya, Mukhlis BN. Fraksi ini mempertanyakan apakah Silpa yang cukup besar itu berasal dari kegiatan yang tertunda, atau bahkan dari program yang tidak sempat dilaksanakan sama sekali.

Karena itu, KDRI meminta agar seluruh OPD terkait menyiapkan dokumen dan data pendukung secara lengkap untuk dibahas lebih lanjut dalam tahapan pembahasan LKPj.

Fraksi ini juga menilai evaluasi atas pelaksanaan anggaran tahun 2025 harus dijadikan sebagai bahan pembenahan untuk tahun-tahun berikutnya, khususnya terhadap program-program yang selama ini dinilai berjalan lambat.

Tak hanya tiga fraksi tersebut, Fraksi Partai Gerindra juga turut mempertanyakan sumber utama besarnya Silpa APBD 2025. Gerindra menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang lebih terukur, efektif, dan optimal agar ke depan tidak lagi menyisakan anggaran dalam jumlah besar.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan melalui ketuanya, Jalasmar Sitinjak, menyoroti pentingnya penguatan pengawasan internal dan peningkatan akuntabilitas kinerja di lingkungan OPD.

Selain itu, PDI Perjuangan juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak membiarkan praktik rangkap jabatan berlangsung terlalu lama, karena hal tersebut dinilai dapat memengaruhi efektivitas tata kelola pemerintahan.

Secara keseluruhan, pandangan dari sejumlah fraksi itu menunjukkan bahwa DPRD Batu Bara menaruh perhatian besar terhadap kualitas perencanaan dan realisasi anggaran daerah.

Melalui pembahasan LKPj ini, DPRD berharap pengelolaan APBD Kabupaten Batu Bara ke depan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, efisien, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(Wellas)


Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Dini Hari di Jalinsum Lima Puluh

Sat Lantas Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Dini Hari di Jalinsum Lima Puluh



Batu Bara – Perisainusantara.com

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban arus lalu lintas, personel Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara melaksanakan patroli dini hari di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lima Puluh, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 00.15 WIB dan difokuskan pada jalur utama yang kerap dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terutama pada waktu malam hingga menjelang pagi.

Dalam kegiatan tersebut, dua personel Sat Lantas, yakni AIPDA Reiyo dan AIPDA Heriadi, diterjunkan langsung ke lapangan guna memantau kondisi lalu lintas sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya.

Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menekan potensi pelanggaran lalu lintas, aksi balap liar, kecelakaan, hingga kejahatan jalanan yang rawan terjadi pada jam-jam sepi.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi selama patroli berlangsung terpantau aman, tertib, dan lancar. Arus lalu lintas di lokasi juga berjalan normal tanpa adanya gangguan menonjol.

Melalui patroli rutin seperti ini, Sat Lantas Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan, pengawasan, serta perlindungan kepada masyarakat, khususnya di waktu-waktu yang dinilai rawan.

(Wellas)


Share:

Batu Bara punya banyak uang, Apa iya?....

 Batu Bara punya banyak uang, Apa iya?....



BATU BARA - Perisainusantara.com

Kira-kira publik tahu gak yah, Pemkab Batu Bara punya duit 139 M?. Ya Benar 139 M, tepatnya Rp. 139.033.296.318,- saldo akhir investasi jangka panjang permanen yang diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sumatera Utara. 

Dari angka itu, 15,34% yaitu Rp. 21.337.010.937,- adalah saldo investasi jangka panjang Kab. Batu Bara yang ditempatkan di Bank Sumut yaitu setara 0,16%. Tahun 2023 dan 2024, Batu Bara tidak ada melakukan penambahan penyertaan modal dikarenakan "ketatnya" keuangan pada periode itu. 

Tak dilaporkan secara pasti dan baik, berapa penerimaan Pemkab. Batu Bara dari dividen penempatan modal di Bank Sumut, yang ada hanyalah laporan peningkatan pendapatan jasa giro yang naik 214,08% pada 2024 dari penerimaan 2023 yaitu menjadi Rp. 1.070.384.101,-. 

Hal ini dapat difahami dan berindikasi bahwa pada periode 2024 banyak realisasi anggaran yang terlambat atau terpending sampai dengan akhir tahun sehingga meningkatkan pendapatan bunga atau jasa giro dari dana yang mengendap di Bank rekanan operasional finansial Kab. Batu Bara yaitu Bank Sumut, BNI dan Bank Indonesia. 91,81% sumbangan jasa giro itu berasal dari Bank Sumut sebagai Bank anak kandung.

Selanjutnya, Rp. 19.829.094.305,- berada di PT. Pembangunan Batra Berjaya yang berdasarkan audit Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk tahun buku 2024 berkinerja "nihil".

Angka investasi itu setara 14,26% dari nilai investasi permanen Kab. Batu Bara yang kini ujudnya tinggal beberapa pintu ruko dan properti rumah-rumah hantu di jalinsum Batu Bara. Konon kabarnya, Badan Usaha Kebanggaan Batu Bara, tahun 2026 ini akan mendapatkan tambahan penyertaan 23 M untuk menghidupkan bangkai perseroan daerah ini.

Satu badan usaha lainnya yang dimiliki Kab. Batu Bara yaitu PDAM Tirta Tanjung, yang sampai saat ini sudah menampung dan menghabiskan Rp. 97.867.191.076,-. 

Ada kinerja positif yang ditunjukkan PDAM Tirta Tanjung dari 2022 sd. 2024 dengan terus bisa menekan dan memperbaiki neraca kerugian dari Rp. 3.830.956.508,- pada 2022, menjadi Rp. Rp. 1.153.733.780,- pada 2023 dan akhirnya menjadi Rp. 796.923.819,-. 

Namun sayang, kinerja dan trend baik ini harus berakhir dengan pergantian Direktur PDAM yang baru pada 2025 lalu.

Publik dan pemerhati perlu mengingat bahwa angka 139 Milyar itu adalah Modal dalam neraca keuangan yang menunjukkan ekuitas pemilik atau kekayaan bersih perusahaan yang tersisa setelah total aset dikurangi total kewajiban, yang tercantum di sisi pasiva.

Ekuitas dimaksud berarti nilai kekayaan atau aset daerah namun dalam hal ini "hanyalah angka semata" tanpa kontribusi laba atau dividen. Pada 2026 ini, ditengah ketatnya keuangan negara dan buruknya ekonomi lokal maupun global, Kepala Daerah harusnya menahan diri melakukan tindakan-tindakan korporasi pada BUMD nya tanpa satu "business plan" yang matang dan mitigasi resiko yang "low risk". 

Penyertaan modal yang dijalankan tanpa rencana bisnis yang tidak komprehensif dan manajerial yang tidak memadai akan mengulang kembali pola-pola penyertaan modal yang berakhir "menguap" pada rezim saat ini. 

Masyarakat melihat dan menilai, berharap Kepala Daerah menjadi arif, mengingat bahwa hutang pemerintah rezim sebelumnya juga belum terselesaikan, kini malahan kita akan disuguhkan dengan penggunaan uang negara yang ugal-ugalan dengan tabir badan usaha daerah yang abal-abal secara pengelolaan.

Penulis,

Danil Fahmi, SH. BBP.

Advokat, Tax Consultant, Penggiat Lingkungan

Share:

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum