-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Jembatan Aramco Ketapang III Capai 95 Persen, Tahap Akhir Dikebut

Jembatan Aramco Ketapang III Capai 95 Persen, Tahap Akhir Dikebut



ACEH SELATAN – Perisainusantara.com

Pembangunan Jembatan Aramco di titik Ketapang III, Kabupaten Aceh Selatan, kini mendekati penyelesaian dengan progres mencapai sekitar 95 persen. Satuan Tugas (Satgas) TNI AD terus mengoptimalkan pekerjaan tahap akhir agar jembatan tersebut segera dapat digunakan oleh masyarakat. Proses pengerjaan berlangsung pada Minggu (26/04/2026).

Memasuki tahap finishing, personel TNI bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan sejumlah pekerjaan penting, seperti pembenahan oprit, perapian badan jalan, hingga penguatan sisi kiri dan kanan jembatan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, serta daya tahan konstruksi dalam jangka panjang.

Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan ini turut memberikan dampak positif. Selain mempercepat proses pengerjaan, kolaborasi tersebut juga mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan warga dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat luas.

Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D. N. Lubis, S.Sos, menyebutkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara Satgas TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Aramco di Ketapang III telah mencapai sekitar 95 persen. Saat ini kami fokus pada tahap akhir agar segera dapat difungsikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, percepatan penyelesaian jembatan menjadi prioritas karena keberadaannya sangat vital sebagai akses utama yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Aramco di titik Ketapang II juga menunjukkan progres signifikan dengan capaian sekitar 93 persen. Untuk mempercepat penyelesaian di kedua titik tersebut, personel Satgas dibagi sesuai bidang tugas masing-masing sehingga pekerjaan berjalan lebih efektif dan terarah.

Menurutnya, keterlibatan warga yang memiliki keahlian di bidang konstruksi turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sekaligus mempercepat pembangunan.

Dengan progres yang hampir selesai, diharapkan kedua jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat, sehingga mobilitas menjadi lebih lancar dan perekonomian dapat tumbuh lebih baik. Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi awal bagi pembangunan jembatan Aramco di titik lainnya di wilayah Aceh Selatan.

(hendra)

Share:

Polres Batu Bara Gelar Patroli Rutin, Antisipasi Kejahatan 3C di Jalinsum

Polres Batu Bara Gelar Patroli Rutin, Antisipasi Kejahatan 3C di Jalinsum



Batu Bara – Perisainusantara.com 
Personel Polres Batu Bara melaksanakan patroli rutin menggunakan kendaraan roda empat guna mencegah tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), Selasa (28/04/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut melibatkan tiga personel, yakni Aipda Oky HSB, Bripka Tugiamin, dan Briptu Ranjit Purba, dengan menggunakan satu unit mobil patroli Isuzu D-Max milik Sat Samapta.

Patroli menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Lima Puluh, di antaranya kawasan perbankan dan pusat layanan keuangan seperti Bank Sumut, Bank BRI, Pegadaian, serta Bank BNI.

Selain itu, personel juga melakukan pemantauan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang termasuk dalam wilayah hukum Polres Batu Bara, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kejahatan jalanan.

Dari hasil kegiatan patroli tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sepanjang rute terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

Polres Batu Bara menegaskan bahwa patroli rutin ini akan terus dilaksanakan secara berkala guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut.
(wellas)
Share:

DPRD Batu Bara Bahas Ranperda BUMD dalam Rapat Paripurna

DPRD Batu Bara Bahas Ranperda BUMD dalam Rapat Paripurna



Batu Bara – Perisainusantara.com

DPRD Kabupaten Batu Bara menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang berlangsung pada Selasa (21/04/2026) di ruang rapat paripurna DPRD setempat.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Safi’i, Wakil Ketua Nurhaji dan Rodial, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, jajaran sekretariat DPRD, anggota dewan, serta OPD dan unsur Forkopimda.

Dalam pemaparannya disampaikan bahwa keberadaan BUMD memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, pengelolaannya dituntut dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai regulasi yang berlaku.

Dijelaskan pula, Pemerintah Kabupaten Batu Bara sebelumnya telah menetapkan Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Perusahaan Daerah Batu Bara Berjaya, yang kemudian mengalami perubahan melalui Perda Nomor 9 Tahun 2013 menjadi PT Pembangunan Batra Berjaya.

Seiring diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, maka diperlukan penyesuaian kembali dengan mengubah status badan hukum menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).

Perubahan tersebut tidak hanya untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan daerah dalam menghasilkan keuntungan serta memperbaiki tata kelola sebagai entitas bisnis milik pemerintah.

Ranperda yang diajukan mencakup sejumlah aspek penting, seperti perubahan bentuk hukum, nama dan kedudukan, tujuan, bidang usaha, jangka waktu operasional, struktur permodalan, hingga sistem pengelolaan dan kepengurusan.

Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi penyempurnaan Ranperda melalui masukan dan saran dari pimpinan serta anggota DPRD agar nantinya menghasilkan regulasi yang lebih komprehensif dan berkualitas.

Dengan pembahasan yang berjalan optimal, diharapkan Ranperda BUMD ini mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batu Bara. 

(Wellas)

Share:

DPK KNPI Lima Puluh Pesisir Beri Apresiasi atas Peran Camat dalam Pembinaan Pemuda

DPK KNPI Lima Puluh Pesisir Beri Apresiasi atas Peran Camat dalam Pembinaan Pemuda



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Lima Puluh Pesisir menyampaikan penghargaan kepada Camat Lima Puluh Pesisir, Sabri, S.HI., M.H., atas komitmennya dalam membina generasi muda di wilayah tersebut, Selasa (28/04/2026).

Sekretaris DPK KNPI Lima Puluh Pesisir, M. Yamin, mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif camat dalam mendukung berbagai kegiatan kepemudaan dinilai sangat positif. Dukungan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, olahraga, hingga peningkatan kapasitas pemuda.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan tidak sekadar bersifat formalitas, tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, serta kemandirian generasi muda.

“Upaya yang dilakukan benar-benar memberikan dampak nyata bagi perkembangan pemuda di tengah masyarakat,” ujarnya.

DPK KNPI juga berharap hubungan kerja sama antara pemerintah kecamatan dan organisasi kepemudaan dapat terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik, diharapkan lahir generasi muda yang produktif, kompetitif, serta mampu menjadi agen perubahan di daerah.

Sebagai mitra strategis pemerintah, KNPI menyatakan kesiapan untuk terus berkolaborasi dalam merancang dan menjalankan program kepemudaan yang berkesinambungan demi kemajuan Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk dukungan sekaligus penghargaan atas dedikasi camat dalam memajukan peran pemuda di wilayahnya. (Tim)

Share:

PT. INALUM Serahkan Bantuan TJSL untuk DorongPembangunan Berkelanjutan di Samosir


Samosir-Sumut, perisainusantara.com |PT. Indonesia Asahan Aluminium(INALUM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraanMasyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Samosir. Penyerahan bantuan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Simanindo, pada 24 April 2026, yang menyasar sektor pendidikan, lingkungan, budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Samosir, 24 April 2026.

Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT. INALUM yang dinilai telah memberikan dampaknyata bagi masyarakat.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Kami harap sinergiini berjalan secara berkelanjutan,” ujar Vandiko. Ia juga menyampaikan atas nama Pemkab Samosir, saya mengucapkanterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan PT. INALUM.

Dalam kegiatan ini, PT. INALUM menyerahkan berbagai bantuan, antara lain dana pendidikan bagi penerima Beasiswa di SMA unggul DEL yang saat ini melanjutkan studi di Institut Teknologi Bandung (ITB), bantuan mobiler sekolah, sarana air bersih, serta tempat sampah untuk SMA Negeri 1 Simanindo. Tak hanya itu dukungan juga diberikan kepada SMP Negeri 2 Harian berupa sound system dan media pembelajaran guna menunjang kegiatan belajar mengajar. 

Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat, PT. INALUM turut menyerahkan bantuan rumah kompos serta pelatihan Metode Tani Nusantara. Dukungan terhadap sektor pariwisata dan budaya juga diwujudkan melalui pemberian sound system, taganing, serta patung Sigale-gale di Huta Sialagan, serta perlengkapan pengembangan homestay dan program edukasi budaya di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian.

Tak hanya itu, PT. INALUM juga memberikan bantuan alat usahakepada 11 pelaku UMKM, pelatihan pengolahan ikan Red Devil menjadi produk makanan bernilai tambah, bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas, serta bantuan sepatu dan tas sekolah bagi siswa. Secara simbolis, perusahaan juga menyerahkan 1 unit kontainer sampah, 2 unit bettor (becak motor), 1.500 unit tempat sampah, serta 1 unit mobil tangki air berkapasitas 4.500 liter guna mendukung pengelolaan lingkungan dan akses air bersih masyarakat.

Direktur Human Capital & Strategic Support INALUM, Benny Wiwoho, menyampaikan bahwa kehadiran PT. INALUM tidak hanya sebagai entitas industri, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan masyarakat.

“PT. INALUM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program TJSL ini mencerminkan upaya kami dalam mendukung pendidikan, lingkungan, serta akses air bersih, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang kami jalankan,” ujar Benny.

Melalui program TJSL ini, INALUM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah operasional perusahaan. Sinergi antara PT. INALUM, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat pembangunan yang inklusif, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi bagi kesejahteraan generasi mendatang. 

(***)

Share:

Bupati Batu Bara Resmi Lepas Jemaah Calon Haji Kloter 4 Embarkasi Medan

Bupati Batu Bara Resmi Lepas Jemaah Calon Haji Kloter 4 Embarkasi Medan



Medan – Perisainusantara.com

Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Batu Bara yang tergabung dalam Kloter 4 Embarkasi Medan. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Sabtu (25/4/2026), yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Batu Bara.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Sumut, serta para Kepala Kantor Kementerian Agama dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Batu Bara, Kota Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Langkat, Dairi, Karo, dan Kota Gunungsitoli.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan bendera pataka kepada panitia haji sebagai tanda pelepasan jemaah menuju Tanah Suci Makkah.

Jemaah calon haji yang tergabung dalam Kloter 4 ini berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, yakni Batu Bara, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Langkat, Dairi, Karo, dan Gunungsitoli.

Bupati Batu Bara turut menyampaikan pesan kepada seluruh jemaah agar menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

(wellas)

Share:

INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan

Jakarta, Perisai Nusantara |7 April 2026 PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan meraih peringkat PROPER Emas untuk operasional Pabrik Peleburan (ISP) serta PROPER Hijau untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/IPP) dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, di Taman Mini Indonesia Indah pada 7 April 2026. Dalam sambutannya, Menteri Hanif menegaskan bahwa PROPER kini telah berkembang menjadi instrumen transformasi yang mendorong dunia usaha untuk melampaui kepatuhan.

“PROPER bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif. PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.”

Pada periode 2024–2025, partisipasi PROPER mencapai 5.476 perusahaan atau meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, hanya 282 perusahaan yang berhasil menembus kategori beyond compliance, terdiri dari 39 perusahaan berperingkat Emas dan 243 perusahaan berperingkat Hijau. INALUM menjadi salah satu perusahaan yang berhasil masuk dalam kelompok tersebut.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis.

“Kami memaknai pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini sebagai refleksi komitmen jangka panjang INALUM dalam menempatkan keberlanjutan sebagai inti strategi bisnis. Upaya kami tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga pada penciptaan nilai melalui integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang terukur dan berdampak nyata,” ujar Melati.

Secara historis, INALUM menunjukkan kinerja yang konsisten dalam PROPER. Peringkat Emas diraih untuk Pabrik Peleburan di Kuala Tanjung pada 2022, 2024, dan 2025, serta untuk operasional PLTA di Paritohan pada 2023. Sementara itu, peringkat Hijau juga dicatatkan secara berkelanjutan, masing-masing oleh operasional PLTA pada 2022, 2024, dan 2025. Rekam jejak ini menegaskan konsistensi implementasi prinsip ESG di seluruh lini operasional perusahaan.

Pencapaian ini didukung oleh berbagai inisiatif inovasi lingkungan (eco-innovation), mulai dari efisiensi energi dan sumber daya, pengelolaan limbah, hingga optimalisasi proses operasional yang berkontribusi pada peningkatan kinerja keberlanjutan. INALUM juga mengembangkan pendekatan circular economy melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna.

Di sisi sosial, perusahaan menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis pengukuran dampak melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI). Salah satu program unggulan, “Dari Sampah Jadi Berkah”, menunjukkan bagaimana inisiatif lingkungan dapat sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini semakin memperkuat posisi INALUM sebagai pelaku industri strategis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, INALUM berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kinerja keberlanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*)

Share:

INALUM Salurkan Bantuan CSR di Paritohan, Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Lima Sektor Utama

Paritohan-Sumut, perisainusantara | PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali mewujudkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), perusahaan menyalurkan berbagai bentuk bantuan dan program pemberdayaan yang menyasar sektor pendidikan, ekonomi, lingkungan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10–11 April 2026 di kawasan Paritohan dan sekitarnya.

Paritohan, 14 April 2026 – Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Bagi INALUM, kesuksesan bukan hanya soal angka-angka bisnis. Yang lebih penting adalah seberapa besar manfaat yang bisa kami berikan kepada masyarakat di sekitar tempat kami beroperasi. Kami menyadari, perusahaan tidak bisa tumbuh dan berkembang sendirian. Kemajuan usaha harus berjalan beriringan dengan kemajuan kesejahteraan masyarakat,” ujar Melati dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa seluruh program CSR yang dijalankan telah dirancang secara terintegrasi dengan strategi jangka panjang perusahaan, agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata.

“Seluruh inisiatif ini disusun dengan satu tujuan utama: menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap bantuan dan program yang kami berikan benar-benar berguna, dapat dimanfaatkan dalam waktu lama, dan membantu masyarakat menjadi lebih mandiri,” tambahnya.

Rangkaian Kegiatan Penyaluran Bantuan Pada hari pertama pelaksanaan, 10 April 2026, penyerahan bantuan dilakukan di SD Negeri 178491 Pintu Pohan. Berbagai dukungan disalurkan, mulai dari penyediaan mobiler sekolah, pemberian beasiswa bagi siswa lulusan SMA Negeri yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri, hingga peralatan usaha untuk mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam aspek lingkungan, INALUM meluncurkan program Rumah Kompos yang terintegrasi dengan pengembangan program Tani Nusantara. Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan sepatu, melaksanakan program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan, serta memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di empat lokasi: Hutaregar dan Hutagodang (Desa Meranti Tengah), serta Suanan dan Parduaan (Desa Meranti Utara).

Dukungan terhadap fasilitas publik juga menjadi fokus utama. Di bidang pendidikan, dibangun lapangan olahraga terbuka di SMAN 1 Pintupohan Meranti, disediakan sarana air bersih, toilet sekolah, serta paving block untuk area lapangan. Untuk kesehatan, disediakan peralatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan pendukung program sekolah sehat, sementara untuk pelestarian lingkungan di lingkungan sekolah, diberikan peralatan operasional bank sampah sebagai bagian dari pengembangan program Sekolah Adiwiyata. Bantuan peralatan kesehatan juga diserahkan khusus untuk mendukung kebutuhan penyandang disabilitas.

Kegiatan dilanjutkan pada 11 April 2026 dengan kunjungan ke Panti Karya Hepatha. Di lokasi ini, INALUM memberikan bantuan alat kesenian, peralatan menjahit, serta sarana air bersih. Tak hanya bantuan fisik, perusahaan juga menggelar workshop keterampilan praktis seperti pembuatan lilin, menjahit, dan kerajinan tangan, serta mengembangkan pusat pelatihan atau training centre untuk bidang peternakan dan pertanian. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan kemandirian penghuni panti.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke wilayah Sionggang, di mana dilakukan penyerahan simbolis alat pertanian dan bibit tanaman untuk program Tani Nusantara. Tim INALUM juga melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program, serta melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Komitmen Berkelanjutan PT Indonesia Asahan Aluminium menegaskan akan terus memperkuat peran aktifnya dalam pembangunan daerah. Melalui sinergi yang terjalin baik dengan masyarakat, pemerintah, maupun seluruh pemangku kepentingan, INALUM berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas. (*)

Share:

Tak Ingin Bernasib Seperti Nikel, Inalum Desak Moratorium Smelter Aluminium

Jakarta, perisainusantara |Perusahaan aluminium milik negara Indonesia, PT Inalum, pada Selasa (31/3) meminta pemerintah memberlakukan moratorium pembangunan pabrik alumina dan aluminium baru karena kekhawatiran kelebihan pasokan serta tekanan terhadap cadangan bauksit nasional.

Indonesia yang kaya sumber daya tengah mendorong pengembangan industri logam dalam negeri, termasuk melalui kebijakan larangan ekspor mineral mentah untuk menarik investasi ke fasilitas pengolahan domestik.

Seperti dikutip Mining, pesatnya investasi pada smelter nikel telah menjadikan Indonesia eksportir terbesar produk nikel, dan para analis menilai investor kini mulai melirik sektor aluminium.

Namun, Inalum khawatir sektor aluminium akan mengalami masalah serupa dengan nikel, seperti kelebihan pasokan yang menekan harga global serta dampak lingkungan, ujar Direktur Utama Melati Sarnita di hadapan DPR.

Berdasarkan data pasar, Inalum memperkirakan kapasitas produksi alumina Indonesia dapat melonjak menjadi 29,8 juta ton dari sekitar 9 juta ton saat ini jika seluruh proyek yang direncanakan mulai beroperasi.

Sementara itu, kapasitas produksi aluminium primer diperkirakan meningkat menjadi 14,9 juta ton dari 1,13 juta ton saat ini setelah seluruh proyek selesai.

Hal ini akan mendorong kebutuhan bauksit hingga 94 juta ton per tahun, naik dari sekitar 36 juta ton yang dibutuhkan saat ini.

Ekspansi kapasitas tersebut berpotensi menekan cadangan bauksit Indonesia, bahkan dapat memperpendek umur cadangan terbukti menjadi sekitar 10 tahun.

Melati menegaskan bahwa sebagai pelaku industri nasional, Inalum mengharapkan ketersediaan bauksit dapat menopang operasional smelter hingga 30 tahun.

Ia juga menambahkan bahwa ketidakpastian permintaan aluminium global, ditambah ekspansi agresif dari Indonesia, berisiko menekan harga di pasar internasional. (*)

Share:

Inalum Targetkan Produksi 900 Ribu Ton Aluminium, Bangun Smelter Raksasa di Mempawah

Jakarta, Perisainusantara |PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menargetkan peningkatan kapasitas produksi aluminium nasional hingga 900.000 ton per tahun melalui pembangunan fasilitas smelter baru.

Langkah ekspansi ini menjadi strategi penting untuk memperkuat posisi Indonesia di industri aluminium global sekaligus mendorong kemandirian sektor logam nasional.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, menjelaskan bahwa proyek bertajuk Smelter 2 Mempawah akan menjadi tonggak transformasi besar bagi perusahaan.

Dari kapasitas saat ini sebesar 275.000 ton, nantinya akan meningkat menjadi 900.000 ton dengan tambahan 600.000 ton dari smelter baru di Mempawah,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI, Rabu (15/4/2026).

Proyek pembangunan smelter ini membutuhkan investasi sebesar US$2,4 miliar atau sekitar Rp41,11 triliun. Struktur pendanaan berasal dari kombinasi pinjaman sebesar 60% dan ekuitas internal sebesar 40%.

Seluruh pembangunan fisik proyek ini telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mempercepat proses eksekusi di lapangan.

Tahun ini adalah tahun eksekusi, bukan lagi perencanaan. Proyek kami sudah masuk PSN melalui Permenko Nomor 4 Tahun 2026,” jelas Melati.

Untuk mendukung operasional smelter berskala besar, Inalum juga tengah memfinalisasi kerja sama penyediaan energi jangka panjang bersama PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Kerja sama ini mencakup pemanfaatan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) selama 30 tahun guna memastikan pasokan listrik yang stabil dan efisien

Selain itu, sinergi dengan PLN juga menjadi kunci keberhasilan proyek smelter di Mempawah.

Melalui integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir, Inalum optimistis mampu meningkatkan daya saing produk aluminium nasional di pasar global.

Langkah ini juga diharapkan dapat mengubah posisi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi negara industri logam yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Proyek Smelter 2 Mempawah menjadi bagian penting dalam agenda hilirisasi nasional yang mendorong nilai tambah industri dalam negeri. (*)

Share:

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (335) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum