-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Sat Samapta Polres Batu Bara Laksanakan Patroli dan Pengamanan Ibadah Gereja

Sat Samapta Polres Batu Bara Laksanakan Patroli dan Pengamanan Ibadah Gereja



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polres Batu Bara melalui Satuan Samapta melaksanakan patroli roda empat sekaligus pengamanan kegiatan ibadah di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukumnya, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama pelaksanaan ibadah umat Kristiani.

Patroli dan pengamanan dilaksanakan oleh dua personel Sat Samapta, yakni Bripka Maulana Fadly dan Bripda Affin Bagaskoro, dengan menyasar beberapa lokasi gereja di wilayah Kecamatan Lima Puluh.

Adapun gereja yang menjadi lokasi pengamanan antara lain HKBP Lima Puluh dan GKPI Lima Puluh.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan pemantauan di sekitar area gereja serta memastikan kegiatan ibadah berlangsung dengan aman dan tertib.

Hingga kegiatan patroli dan pengamanan selesai dilaksanakan, situasi di wilayah hukum Polres Batu Bara dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

INALUM Bersama Kodam I/BB Gelar Anev dan Binter

 

BATU BARA -Sumut, perisainusantara.com |PT Indonesia Asahan Aluminium (PT. INALUM) gelar Analisis dan Evaluasi sekaligus Pembinaan Teritorial (Binter), bantuan Pengamanan TNI bersama Kodam I Bukit Barisan di Aula Top Hill Singapure Land, Sei Balai. Jumat (13/03/2026).

Dalam sambutannya Kepala Group Layanan Strategis, Danil Hutauruk mengucapkan terima kasih atas kehadiran Aster Kasdam I Bukit Barisan, Kolonel Inf. Mochammad Fuad Suparlin, Dandim 0207, Dandim 0208 Pabandya TerBhakti, Kadit Pamopit, Semior Spesialis Keamanan, Kolonel (Purn) E Dwi Karyomo As, Kadep Keamanan, Firman Usman atau yang mewakiki, Danramil dan Bhabinsa.

“Pertemuan Anev ini sekaligus membahas keamanan objek vital di kawasan PT. Inalum dari Kabupaten Toba sampai dengan Kabupaten Batu Bara. Ada beberapa titik rawan yang keamanannya harus diawasi secara serius terutama jaringan sutet karena ini kunci utama keberhasilan agar pengolahan Aluminium di Kuala Tanjung bisa berjalan dengan semestinya,” ungkap Danil.

Pertemuan ini juga sekaligus menjalin sinergitas antara INALUM dengan Kodam I/BB, Kodim dan Koramil yang ada di kawasan Perusahaan, tambah Danil.

Aster Kasdam I BB, Kolonel Mochammad Fuad Suparlin mengatakan, Anev dan Binter sangat penting dilakukan untuk pengamanan objek vital seperti PT. INALUM.

“Pengamanan objek vital sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai aparat keamanan. PT. INALUM adalah  perusahaan BUMN aset pemerintah Republik Indonesia yang menghasilkan devisa negara. Sebagai abdi negara sudah sepantasnya kita tunjukkan bhakti kita agar situasi di kawasan perusahaan tetap aman dan kondusif,” ungkap Kolonel Mochammad Fuad.

Kawasan perusahaan PT. INALUM mulai dari Toba, Asahan sampai Batu Bara keamanannya harus terjamin, kata Aster Kasdam.

“TNI dan Polri harus bersinergi agar kamtibmas berjalan aman dan kondusif dengan demikian kedepannya bisa menarik investor untuk menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kuala Tanjung khususnya dan Sumut pada umumnya,” jelas Kolonel Fuad.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus buka puasa bersama dan penyampaian tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Latif.

“Sebaik baiknya manusia adalah bisa bermanfaat bagi manusia lainnya. Kehadiran PT. Inalum Kuala Tanjung, Paritohan adalah wujud nyata apa yang dikatakan dalam Al-quran yaitu bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” ucap Ustad Abdul Latif.

Sebelum masuk bulam Ramadhan sampai menjelang hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT. INALUM sudah banyak berbuat kebajikam menyantuni anak yatim, kaum dhuafa, membina pelaku UMKM, kata A. Latif.

“Semoga apa yang dilakukan oleh PT. INALUM bisa menjadi ladang amal kebajikan bagi seluruh pimpinan sampai karyawan. Barang siapa yang telah membantu anak yatim, dhuafa Allah akan bukakan pintu rezeki yang tidak diduga, Aamiin,” pungkas Abdul Latif.

Usai kegiatan Anev dan Binter tersebut PT. INALUM memberikan souvenir kepada seluruh peserta yang hadir. 

(***)

Share:

PT. INALUM Salurkan Bantuan Rehabilitasi Gereja Terdampak Banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan

Humbang Hasundutan-Sumut, perisainusantara.com |PT. Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan bantuan rehabilitasi bagi rumah ibadah yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan pada Kamis, 5 Maret 2026 lalu. Program ini berkolaborasi dengan Pemkab setempat yang berkoordinasi dengan gereja terdampak bencana. Bantuan tersebut diserahkan kepada Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, untuk kemudian diteruskan kepada gereja-gereja penerima manfaat. Humbang Hasundutan, 12 Maret 2026

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh INALUM kepada masyarakat di daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada INALUM atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Bantuan diberikan kepada tiga gereja yang mengalami kerusakan akibat banjir, yaitu HKBP Panggunggungan, HKI Jagapayung, dan GKLI Bantoon. Mewakili penerima bantuan, Pendeta HKI Jagapayung, Pdt. Timbul Barita Sitorus, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada INALUM serta Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan atas bantuan yang diberikan. 

“Kami berterima kasih kepada INALUM yang telah memberikan perhatian kepada gereja-gereja yang terdampak bencana, bahkan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki gereja dan mendukung kenyamanan jemaat dalam beribadah,” ujar Pdt Timbul.

Untuk INALUM, memberikan bantuan rehabilitasi ini memiliki makna penting bagi perusahaan gereja dan jemaat karena rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat penguatan spiritual, tempat berkumpulnya komunitas, serta ruang untuk membangun solidaritas dan saling menguatkan di tengah situasi sulit pascabencana. Dengan pulihnya kondisi gereja, INALUM berharap jemaat dapat kembali menjalankan kegiatan ibadah dan pelayanan secara normal, sekaligus mempercepat pemulihan moral dan sosial masyarakat yang terdampak.

Kepala Departemen CSR INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung masyarakat di wilayah operasional dan sekitarnya, khususnya dalam proses pemulihan pascabencana terutama untuk fasilitas keagamaan dan fasilitas umum. 

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Humbang Hasundutan. INALUM berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam tahap rehabilitasi pascabencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban jemaat dan membantu mempercepat proses pemulihan,” ujar Zainuddin.

Bantuan ini merupakan bagian dari salah satu komitmen perusahaan dalam melakukan pemulihan pasca bencana November silam. Banjir bandang tersebut melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan pada akhir November 2025 dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap serta memicu longsor di beberapa titik. Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah warga, tetapi juga merusak fasilitas umum, termasuk rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sejumlah gereja dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan banjir dan material yang terbawa arus, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi dan menjalani masa pemulihan pascabencana.

(Red)

Share:

Polsek Indrapura Gelar Patroli Malam Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Polsek Indrapura Gelar Patroli Malam Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas



Batu Bara – Perisainusantara.com

Personel Polsek Indrapura, Polres Batu Bara melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Kamis (12/3/2026) malam.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Propam Polsek Indrapura, K. Siagian, bersama sejumlah personel lainnya.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni J. Sagala, M. Hasibuan, dan Rama Damai.

Patroli dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, di antaranya sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah hukum Polsek Indrapura serta Desa Sipare-pare. 

Kawasan tersebut menjadi fokus pemantauan untuk mengantisipasi aksi balap liar, tawuran remaja, hingga tindak kriminalitas seperti begal dan kejahatan jalanan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul di malam hari agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, seperti bermain petasan atau kembang api di jalanan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya aksi begal, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Indrapura dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Kegiatan patroli malam ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

(wellas)

Share:

Hasil Panen Jagung dari Wilayah Hukum Polres Batu Bara Didistribusikan ke Bulog Asahan

Hasil Panen Jagung dari Wilayah Hukum Polres Batu Bara Didistribusikan ke Bulog Asahan



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Hasil panen jagung dari wilayah hukum Polres Batu Bara kembali didistribusikan ke Gudang Bulog Asahan pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani terserap dengan baik.

Salah satu pengiriman dilakukan oleh jajaran Polsek Lima Puluh yang tiba di Gudang Bulog Asahan sekitar pukul 12.10 WIB. Proses pengiriman tersebut didampingi oleh Kanit Samapta Polsek Lima Puluh Aiptu Elizon Manurung bersama Kasium Aipda R. Hutagaol, S.H.

Setelah dilakukan proses penimbangan di Bulog Asahan, jumlah jagung yang dikirim dari Polsek Lima Puluh tercatat sebanyak 2,712 ton dengan kadar air sebesar 11,8 persen.

Secara keseluruhan, total hasil panen jagung yang telah didistribusikan dari wilayah hukum Polres Batu Bara ke Bulog Asahan mencapai 86,414 ton.

Adapun rincian jumlah distribusi jagung tersebut berasal dari beberapa wilayah, yakni Kapolres Batu Bara sebanyak 44,044 ton, Polsek Indrapura 19,963 ton, Polsek Lima Puluh 11,698 ton, Polsek Medang Deras 5,570 ton, serta Polsek Labuhan Ruku sebanyak 5,139 ton.

Pendistribusian hasil panen jagung ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para petani sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

(wellas)

Share:

Patroli Malam Polsek Medang Deras Antisipasi Kejahatan dan Gangguan Kamtibmas

Patroli Malam Polsek Medang Deras Antisipasi Kejahatan dan Gangguan Kamtibmas



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polsek Medang Deras melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Medang Deras, IPDA Muhammad Kadri, SH, bersama sejumlah personel yakni AIPTU L. Tarigan, AIPTU M. Rivai, AIPDA Suwandi Sitorus, dan AIPDA Suprianto.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti aksi geng motor, begal, tawuran antar remaja, serta praktik premanisme di wilayah hukum Polsek Medang Deras.

Dalam pelaksanaannya, personel menyasar beberapa lokasi yang dianggap rawan maupun tempat berkumpulnya masyarakat, di antaranya Jalan Panglima Muda Pagurawan, Indomaret Kelurahan Pagurawan, serta sejumlah titik keramaian lainnya di wilayah hukum Polsek Medang Deras.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan mengunci ganda kendaraan saat diparkir serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Selama kegiatan patroli berlangsung hingga selesai, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Medang Deras terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

RDP PT Indonesia Aluminium Alloy, Sekber KSBSI Kab. Batu Bara Perjuangkan Status PKWTT Pekerja

RDP PT Indonesia Aluminium Alloy, Sekber KSBSI Kab. Batu Bara Perjuangkan Status PKWTT Pekerja 



Batu Bara - Perisainusantara.com

Rapat dengar pendapat (RDP) antara DRPD Kab. Batu Bara dengan Sekretariat Bersama (Sekber) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dengan PT. Indonesia Aluminium Alloy (PT. IAA)  berlangsung khidmat. RDP dilaksanakan pada pukul 10.00wib, Batu Bara, Senin, 9 Maret 2026).

RDP dengan tujuan mediasi pihak Sekber KSBSI dengan PT. IAA dibuka oleh Sekretaris Komisi III Sdr. Andriansyah (Fraksi Gerindra), dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Batu Bara, Sdr. Nurhaji, Sdr. Nurdin. Pihak PT. IAA diwakili oleh Sdr. Hikmat dari GA & HRD serta tim. Sedangkan dari Dinas Tenaga Kerja dihadiri langsung oleh Bpk. Antoni Ritonga, Kepala Dinas serta Kabid PHI, Sdr. Achyar Matondang. 

Pimpinan rapat memberikan kesempatan penyampaian persoalan kepada perwakilan Sekber KSBSI yang dihadiri oleh Danil Fahmi, SH. "Persoalan utama adalah masih adanya pekerja bagian produksi di PT. IAA yang berstatus PKWT, seharusnya status kerja pekerja inti wajib dengan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) yaitu status pegawai tetap berdasarkan UU Cipta Kerja dan aturan turunannya (PP 35/2021) yang berlaku di 2026". Ungkap Danil Fahmi. 

Hal ini langsung ditanggapi oleh pihak PT. IAA Sdr. Hikmat, bahwa jumlah pekerja PT. IAA adalah 88 orang dengan status pegawai tetap 6 dan kemudian 11 diantaranya lagi dalam proses assesment untuk pegawai tetap atas arahan RDP sebelumnya". Kondisi ini juga dijelaskan oleh pihak PT. IAA karena kondisi bisnis yang belum memadai. "Secara bisnis, kami baru bisa produksi sesuai harapan pada semester kedua 2025, sehingga kami masih berupaya agar bisa menyesuaikan kemampuan perusahaan dengan status ketenagakerjaan pegawainya", tegas Sdr. Hikmat.

Kemudian Dinas Tenaga Kerja sebagai pemangku tanggungjawab monitoring memberikan arahan "agar perusahaan segera mem PKWTT kan seluruh pekerja bagian produksinya", ucap Kadisnaker Bapak Antoni Ritonga. 

Dalam arahan penutup Ketua Komisi III Sdr. Agung Setiawan mengunci komitmen para pihak dan berjanji akan memgawal realisasinya kedepan. 

Setelah selesainya RDP hari ini Yusribajang  dan tim sekper KSBSI Batu Bara menghimbau “ bagi para  pekerja IAA untuk sama-sama memantau juga mengawal jangan sampai PT IAA ingkar terhadap kesepakatan hari ini. Perjuangan status PKWTT ini Bukan tanpa sebab, hadirnya PT. IAA harus bisa memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi pekerja PT IAA itu sendiri. 

PT. IAA adalah anak  perusahaan induk yaitu Inalum, hadirnya perusahaan besar BUMN ini harus bisa memberikan keadilan sosial dan mensejahterakan kehidupan bangsa, bukankah itu tujuan utama negara ini, jadi hal yang wajar apabila para pekerja menginginkan status PKWT menjadi PKWTT. Tutup Yusri.


Penulis: Yunan Bragi

Share:

Polres Batu Bara Lakukan Patroli dan Monitoring Stok BBM di Sejumlah SPBU

Polres Batu Bara Lakukan Patroli dan Monitoring Stok BBM di Sejumlah SPBU



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polres Batu Bara bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan patroli dan monitoring ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU yang berada di wilayah hukum Polres Batu Bara, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.


Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pasokan BBM di masyarakat serta mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun antrean panjang di SPBU.


Berdasarkan hasil pemantauan di wilayah hukum Polsek Indrapura, sebagian besar SPBU mengalami keterbatasan stok BBM, khususnya jenis Pertalite dan Bio Solar yang tercatat dalam kondisi kosong. Sejumlah SPBU juga masih menunggu pengiriman pasokan dari Pertamina.


Beberapa SPBU yang dipantau di wilayah tersebut antara lain SPBU Sukaraja Kecamatan Air Putih, SPBU Sipare-pare Kecamatan Air Putih, SPBU Simpang Kopi Kecamatan Sei Suka, serta SPBU Tanjung Seri Kecamatan Laut Tador. 


Dari hasil monitoring, hanya SPBU Tanjung Seri yang masih memiliki stok BBM cukup, meskipun antrean kendaraan masih terlihat di lokasi tersebut.


Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku, kondisi stok BBM relatif lebih stabil. Sejumlah SPBU seperti di Simpang Empat Desa Lalang, Desa Binjai Baru, Desa Petatal, Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai, serta SPBU lainnya masih memiliki ketersediaan BBM dengan jumlah bervariasi. 


Situasi arus lalu lintas di sekitar SPBU juga terpantau lancar tanpa antrean panjang kendaraan.

Di wilayah hukum Polsek Medang Deras, sebagian SPBU juga mengalami kekosongan pada beberapa jenis BBM. 


Namun demikian, pihak pengelola SPBU telah melakukan penebusan dan saat ini sedang menunggu pengiriman pasokan dari Pertamina.

Hal serupa juga terjadi di wilayah hukum Polsek Lima Puluh. 


Beberapa SPBU tercatat kehabisan stok Pertalite dan Bio Solar, sementara sebagian lainnya masih memiliki stok terbatas. Selain itu, terdapat pompa BBM di salah satu SPBU yang mengalami kerusakan sehingga belum dapat digunakan secara maksimal.


Dari hasil monitoring tersebut diketahui bahwa kondisi BBM di Kabupaten Batu Bara bukan mengalami kelangkaan, melainkan terjadi keterlambatan pengiriman pasokan dari Depo Pertamina Labuhan Belawan. 


Diperkirakan mobil tangki pengangkut BBM akan tiba dan melakukan pengisian ulang di sejumlah SPBU pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIB.


Secara keseluruhan, kegiatan patroli dan monitoring berjalan dengan aman dan situasi tetap kondusif. Polres Batu Bara juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar.

(wellas)

Share:

Diduga Bangun Lesehan di Atas Aset Eks KUD, Mak Boy Klaim Sudah Kantongi Izin

Diduga Bangun Lesehan di Atas Aset Eks KUD, Mak Boy Klaim Sudah Kantongi Izin



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Pembangunan bangunan menyerupai tempat makan lesehan di atas lahan eks KUD Maju Bersama yang berada di Lingkungan V, Kelurahan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara menuai polemik. Pembangunan tersebut dilakukan oleh Br Manurung alias Mak Boy yang mengaku telah mengantongi izin dari instansi terkait.

Pengakuan itu disampaikan Mak Boy saat dikonfirmasi langsung oleh Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara bersama tim pada Rabu (4/3/2026). Ia menyebut pembangunan tersebut merupakan perjuangan yang telah dilakukan selama kurang lebih tiga tahun.

Menurut Mak Boy, pada masa kepemimpinan Bupati sebelumnya, upayanya sempat terkendala karena lahan tersebut disebut sebagai aset milik Kementerian Koperasi. Namun, pada masa pemerintahan Bupati saat ini, ia bersama rekan-rekan koperasi kembali mengajukan permohonan melalui berbagai jalur, mulai dari pemerintah daerah hingga ke tingkat provinsi dan pusat.

Ia juga mengklaim telah memperoleh izin dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batu Bara untuk memanfaatkan lahan tersebut sebagai lokasi berjualan bagi para pedagang kaki lima.

Namun ketika diminta menunjukkan dokumen perizinan yang dimaksud, Mak Boy belum dapat memperlihatkannya dengan alasan berkas tersebut tertinggal di hotel.

Menanggapi hal tersebut, Ketua IWO Kabupaten Batu Bara, Darmansyah, menegaskan bahwa setiap pihak yang memanfaatkan aset milik negara harus mematuhi ketentuan administrasi yang berlaku.

Ia menilai status kepemilikan dan pemanfaatan lahan eks KUD Maju Bersama harus jelas. Jika terdapat pihak ketiga yang menggunakan aset tersebut, maka harus ada dasar hukum yang dituangkan dalam bentuk perjanjian resmi seperti sewa, kontrak, maupun pinjam pakai.

Darmansyah juga mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya Bupati Baharuddin Siagian, untuk bersikap tegas dalam melindungi aset negara di daerah tersebut, termasuk aset milik Kementerian Koperasi berupa KUD Maju Bersama.

Menurutnya, aktivitas pembangunan yang dilakukan oleh Mak Boy sebaiknya dihentikan sampai status hukum lahan tersebut benar-benar jelas. Ia juga menyoroti adanya dugaan perubahan nama dari KUD Maju Bersama menjadi Koperasi Berjuang Bersama Bahagia yang dinilai dapat menimbulkan kecurigaan terkait pengaburan status aset.

Pada hari yang sama, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Batu Bara, H. Ruslan Heri, menegaskan bahwa pembangunan di lokasi tersebut tidak diperbolehkan dilanjutkan. Ia menyebut persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat lintas sektoral dan menghasilkan keputusan untuk menghentikan aktivitas pembangunan.

Ruslan Heri menyampaikan bahwa pembangunan tidak boleh diteruskan sebelum seluruh persyaratan administratif dan legal dipenuhi. Penanganan persoalan tersebut juga telah diserahkan kepada pihak kecamatan dan kelurahan setempat untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batu Bara, Bambang Kurniawan, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin apapun terkait pembangunan di lokasi tersebut.

Pernyataan tersebut semakin menambah sorotan terhadap aktivitas pembangunan di atas lahan eks KUD Maju Bersama yang diduga merupakan aset negara.

(red)

Share:

Pembobolan Rumah Bendahara IWO Batu Bara Picu Desakan Evaluasi Kinerja Polres Batu Bara

Pembobolan Rumah Bendahara IWO Batu Bara Picu Desakan Evaluasi Kinerja Polres Batu Bara



Batu Bara – Perisainusantara.com

Kasus pembobolan rumah yang menimpa Supriadi (60), Bendahara Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara, menuai sorotan dari kalangan jurnalis setempat. 

Peristiwa yang terjadi pada awal Februari 2026 di Lingkungan II, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kabupaten Batu Bara itu memicu desakan agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja aparat kepolisian.

Ketua Warung Apresiasi Wartawan Press (WAPPRESS) Kabupaten Batu Bara, Zen (50), bersama Ketua IWO Batu Bara, Dharmansyah (45), dan sejumlah anggota, menyampaikan pernyataan sikap dalam pertemuan yang digelar di Kantor IWO Batu Bara pada 3 Februari 2026. 

Mereka meminta evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus kriminal di wilayah hukum Polres Batu Bara.

Menurut mereka, kasus yang menimpa Supriadi bukanlah peristiwa tunggal. Sejak Januari hingga Februari 2026, sedikitnya terdapat 16 laporan pencurian dan perampokan di Kabupaten Batu Bara.

Namun, hingga kini perkembangan penanganan kasus dinilai belum menunjukkan hasil signifikan.

Pihak kepolisian disebut telah memeriksa sejumlah saksi.

Bahkan, Satreskrim dikabarkan sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Meski demikian, belum ada langkah konkret berupa penangkapan ataupun pengungkapan jaringan pelaku yang diduga terlibat dalam rangkaian aksi kejahatan tersebut.

Zen menilai situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menggerus rasa aman masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan publik merupakan tanggung jawab utama aparat penegak hukum.

Senada dengan itu, Dharmansyah menekankan pentingnya proses penyelidikan yang cepat dan transparan. Ia juga mengingatkan bahwa korban merupakan bagian dari komunitas pers yang memiliki peran penting dalam mengawal keterbukaan informasi dan kontrol sosial.

Para anggota IWO yang hadir turut menyuarakan perlunya peningkatan patroli rutin, penguatan koordinasi antara kepolisian dan masyarakat, serta pembenahan sistem pelaporan dan respons terhadap tindak kriminal. 

Mereka juga menyinggung amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menegaskan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kondisi ini mengingatkan pada kejadian serupa pada Juli 2025 lalu, ketika warga mengeluhkan lambannya penanganan kasus pencurian oleh seorang residivis.

Situasi tersebut semakin memperkuat dorongan agar dilakukan evaluasi internal guna meningkatkan kinerja dan profesionalisme aparat.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata untuk mengungkap kasus yang terjadi serta memulihkan rasa aman dan kepercayaan publik di Kabupaten Batu Bara, khususnya menjelang periode mudik Lebaran yang akan datang.

(Red)

Share:

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (109)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum