-->
Kamis, 3 April 2025 Jam 10:41 W.I.B
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Tragedi Penembakan 3 Polisi Saat Gerebek Sabung Ayam, DPR Minta Pelaku Dihukum Berat

Tragedi Penembakan 3 Polisi Saat Gerebek Sabung Ayam, DPR Minta Pelaku Dihukum Berat



Jakarta – Perisainusantara.com 

Insiden berdarah terjadi di Kabupaten Way Kanan, Lampung, saat penggerebekan arena sabung ayam pada Senin (17/3/2025) petang. Tiga anggota Polsek Negara Batin tewas dalam peristiwa ini setelah ditembak oleh kelompok yang diduga melibatkan oknum TNI.

Menanggapi tragedi ini, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, mendesak Polri dan TNI untuk segera menangkap para pelaku dan menjatuhkan hukuman berat. Ia menekankan bahwa serangan terhadap aparat penegak hukum adalah tindakan serius yang tidak boleh dibiarkan.

"Kami sangat prihatin dan berduka atas gugurnya tiga anggota kepolisian. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kasus ini harus ditangani secara tegas dan transparan," ujar Abdullah, Selasa (18/3/2025).

Tiga polisi yang menjadi korban dalam insiden ini adalah Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda Ghalib Surya Ganta. Mereka tewas saat melaksanakan tugas memberantas perjudian.

Abdullah mengapresiasi langkah cepat Korem 043 Garuda Hitam dan Polda Lampung yang segera membentuk tim investigasi gabungan. Ia menegaskan bahwa para pelaku harus segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

"Tidak boleh ada toleransi bagi siapa pun yang menyerang dan membunuh aparat yang sedang bertugas. Jika ada anggota TNI yang terlibat, maka mereka harus dipecat dan dihukum berat sesuai hukum militer dan pidana," tegasnya.

Selain itu, Abdullah menyoroti penggunaan senjata api dalam insiden tersebut. Ia meminta aparat untuk menyelidiki lebih lanjut apakah senjata yang digunakan adalah milik resmi atau ilegal.

"Kita serahkan penyelidikan kepada Polri dan TNI. Yang jelas, kasus ini harus ditangani dengan profesional dan transparan. Jangan sampai ada yang mencoba menutupi fakta sebenarnya," pungkasnya.

Hingga saat ini, aparat keamanan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Publik pun menanti langkah tegas dari pihak berwenang dalam mengungkap tuntas kasus ini.


Share:

Related Posts:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel

Label

Budaya (16) Kesehatan (15) Organisasi (282) Pemerintahan (156) Pendidikan (151) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (107)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum